Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Paralon Pertamina Hambat Evakuasi Kotak Hitam Lion Air

Wisnu Cipto - Kamis, 01 November 2018

MerahPutih.com - Tim SAR gabungan menemukan titik terang keberadaan kotak hitam berdasarkan petunjuk bunyi 'ping' pesawat Lion PK-LQP nomor penerbangan JT-610.

Lokasi kotak hitam diduga kuat berada tidak jauh dari koordinat pesawat hilang kontak di 05.46.15 Lintang Selatan dan 107.07.16 Bujur Timur dengan kedalaman diperkirakan sekitar 32 meter di bawah permukaan Laut Jawa perairan Tanjung Kerawang, Jawa Barat.

"Jaraknya tidak jauh dari posisi kontak terakhir pesawat. Karena itu, operasi SAR kami fokuskan di area tersebut," kata Kepala Basarnas Muhammad Syaugi, dilansir dari laman resmi basarnas.go.id, Kamis (1/11).

penyelam
Penyelam di daerah perairan Tanjung Kerawang lokasi jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP nomor penerbangan JT 610. Foto:basarnas.go.id

Meski dugaan kuat lokasi sudah ditemukan, Kabarsanas mengakui ada sejumlah kendala yang ditemukan tim semalam sehingga belum bisa langsung mengangkat kotak hitam pesawat.

Menurut Syaugi, tim SAR mengalami kendala cukup sulit karena area itu memiliki arus bawah laut cukup deras. Tidak hanya itu, di dasar perairan terdapat peralon-peralon pipa milik Pertamina yang menyebabkan kapal tim evakuasi tidak bisa untuk lego jangkar.

"Akibatnya, kapal-kapal tidak stabil dan terbawa arus, termasuk ROV yang diluncurkan di dalam air. Tim penyelam juga berisiko (tidak aman) untuk melanjutkan pencarian," imbuh orang nomor satu di Basarnas itu.

penyelam
Tim penyelam. Foto: basarnas.go.id

Kabasarnas menjelaskan saat ini timnya telah berkoordinasi dengan Menteri ESDM untuk meminta izin dan memastikan kawasan-kawasan yang bisa untuk lego jangkar.

"Itu kendala yang kami alami sampai saat ini. Selanjutnya, kami menunggu arus bawah laut tenang. Jika memungkinkan, malam ini juga tim underwater kami akan beroperasi," tandas dia. (*)

Baca Artikel Asli

BERITA TERKAIT