Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Panglima TNI Minta Anak Buahnya Tidak Berpolitik Praktis di Pilkada 2020

Andika Pratama - Selasa, 28 Januari 2020

MerahPutih.com - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Idham Azis memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri tahun 2020.

Kegiatan yang melibatkan ratusan pimpinan TNI dan Polri ini bertempat di GOR Ahmad Yani Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (28/1).

Baca Juga

Pilkada Serentak 2020, Panglima TNI dan Kapolri Minta Anak Buahnya Jaga Netralitas

Rapim TNI-Polri 2020 kali ini mengangkat tema yaitu "Dilandasi Profesionalitas, Soliditas, dan Sinergisitas, TNI-Polri Siap Mengamankan Pilkada Serentak tahun 2020 Serta Mengawal Pembangunan Nasional Dalam Rangka Menuju Indonesia Maju".

Rapim TNI-Polri tahun 2020 diikuti oleh 359 peserta terdiri dari 186 Pejabat Mabes TNI dan Angkatan serta 173 Pejabat Polri. Tujuan Rapim tersebut sekaligus untuk mewujudkan kesamaan pola pikir, pola sikap, dan pola tindak para peserta Rapim TNI-Polri sesuai Tupoksi masing-masing serta meningkatkan profesionalitas, sinergi, soliditas TNI-Polri.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Idham Azis memimpin Rapat Pimpinan TNI-Polri tahun 2020 di GOR Ahmad Yani Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (28/1). Foto: MP/Kanu
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Idham Azis memimpin Rapat Pimpinan TNI-Polri tahun 2020 di GOR Ahmad Yani Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (28/1). Foto: MP/Kanu

Dalam rapat ini, Hadi mengingatkan pentingnya netralitas TNI dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020.

"Untuk tetap memegang netralitas TNI, tidak berpolitik praktis," kata Hadi

Baca Juga

Berikan Arahan Personel di Ambon, Panglima TNI Bicara Stabilitas Keamanan Indonesia

Menurutnya, penegasan netralitas TNI kembali disampaikan dalam Rapim dalam rangka ikut menyukseskan pelaksanaan pilkada serentak 2020.

Di tahun 2020 akan ada sejumlah perhelatan akbar, di antaranya Pilkada serentak 2020 dan pelaksanan PON 2020. Tidak hanya itu, di tahun 2020 juga diprediksikan masih akan terjadi bencana alam di sejumlah daerah yang menjadi pembahasan dalam Rapim.

"Itu adalah tema yang akan kita terus kembangkan sehingga kita miliki satu SOP (standar operasional prosedur) atau rencana tindakan kontingensi dalam rangka mengantisipasi kejadian bencana tahun 2020," kata Hadi.

Bencana yang dimaksud, yakni mulai dari adanya fenomena alam yaitu hujan dengan intensitas cukup tinggi di wilayah timur, bencana tanah longsor, banjir hingga kemungkinan adanya kemarau panjang.

"Kita juga membaca adanya kemungkinan terjadinya kemarau panjang yang berakibat pada gagal panen. TNI-Polri siap untuk mengatasi kesulitan wilayah yang terkena musibah kekeringan maupun bencana tersebut," ucap Hadi

Panglima TNI lantas menjelaskan hal penting kedua adalah anggota harus meningkatkan kesiapsiagaan dan komando kewilayahan. Khususnya dalam mengamankan Pemilihan Kepala Daerah 2020, Pekan Olahraga Nasional 2020, dan mengawal pembangunan nasional.

Hadi juga mengingatkan personel TNI dan Polri senantiasa mengantipasi segala kerawanan pemilu, politik identitas, sampai memantau informasi yang beredar di media sosial.

"Setiap pemangku wilayah harus memiliki familiar assisment bagaimana situasi di wilayahnya." ujarnya.

Baca Juga

Panglima TNI dan Kapolri Cek Gardu Listrik Kembangan, Ada Apa?

Panglima TNI Hadi lantas menyatakan para personel juga harus menurunkan ego sektoral antarinstansi. Poin kelima, meningkatkan kepekaan dan kepedulian. Keenam, jaga kepercayaan masyarakat. Terakhir, ketujuh, ingat netralitas. (Knu)

Baca Artikel Asli

BERITA TERKAIT