Oppo Sebut Bikin Smartphone Tri-Fold Itu Gampang, yang Susah Justru Jualnya
Kamis, 15 Januari 2026 -
Merahputih.com - Oppo mengonfirmasi telah berhasil mengembangkan sejumlah prototipe ponsel lipat tiga atau tri-fold, namun memutuskan untuk tidak merilisnya ke pasar dalam waktu dekat.
Di saat pesaing besar seperti Samsung dan Huawei mulai memanaskan persaingan ponsel layar lipat tiga yang mahal, Oppo justru memilih langkah berbeda dengan memprioritaskan keterjangkauan harga dan potensi pasar yang lebih luas.
Manajemen produk Oppo mengungkapkan bahwa perusahaan tidak sekadar merancang ide, melainkan telah memproduksi unit fungsional di laboratorium. Meski teknologi engsel ganda yang rumit sudah berhasil dikuasai, Oppo menilai aspek komersial jauh lebih penting daripada sekadar memamerkan inovasi teknologi.
Baca juga:
OPPO A6s 5G Resmi Meluncur, Gendong Baterai 7000mAh dan Tahan Semprotan Air Bertekanan Tinggi
Pihak manajemen Oppo secara terbuka menyatakan status perangkat tersebut saat ini. "Unit-unit prototipe yang berfungsi tersebut saat ini hanya tersimpan di dalam laci meja kantor saya," seloroh salah satu pejabat perusahaan Oppo sebagaimana dikutip Androidheadlines.
Keputusan Oppo untuk menunda peluncuran ini berakar pada realitas ekonomi pasar ponsel lipat. Meskipun Huawei Mate XT telah meluncur dengan harga fantastis, biaya produksi yang tinggi membuat harga jual di tingkat konsumen menjadi sangat mahal, bahkan melampaui angka $2.400 atau sekitar Rp37 juta.
Oppo nampaknya enggan mengambil risiko besar dengan merilis produk khusus yang memiliki harga selangit di tengah ketidakpastian profitabilitas perangkat high-end.
Baca juga:
OPPO Reno 15 FS 5G Akhirnya Meluncur, Bawa Baterai 6.500mAh dan 3 Kamera 50MP!
Alih-alih mengejar tren tri-fold, Oppo memilih untuk memperkuat lini seri "Find N" yang selama ini mendapat pujian berkat rasio layar yang ergonomis.
Perusahaan menunggu hingga biaya manufaktur turun dan permintaan konsumen stabil sebelum benar-benar membawa inovasi lipat tiga mereka ke tangan publik.