Mulai Minggu Depan, Mulan Bisa Ditonton di Sejumlah Platform
Jumat, 02 Oktober 2020 -
KABAR baik bagi kamu yang penasran banget sama live-action Mulan. Mulai 6 Oktober 2020, Mulan tidak hanya hadir di Disney Plus, tetapi juga di Amazon, FandangoNow, Vudu, dan Google Play. Film besutan Disney kini tersedia untuk pre-order dengan harga US$30 atau sekitar Rp447 ribu.
Harga yang tertera sedikit lebih murah ketimbang di Disney Plus, yakni US$37 atau sekitar Rp549.523 bagi kamu yang sudah berlangganan. Mulan yang diputar pada 4 September lalu awalnya hanya bisa diakses di Akses Premier. Sekarang, Disney membuat film tersebut tersedia bagi siapa saja dan di mana saja.
Baca juga:
Live Action 'Mulan' Bukan Film Anak-Anak
Tak perlu khawatir, kamu tetap bisa menyaksikan Mulan dalam resolusi SD, HD, dan 4K UHD. Menariknya, Mulan akan tayang selama dua bulan lagi untuk semua pelanggan Disney Plus mulai 4 Desember tanpa biaya tambahan.
Konten bonus dalam rilis digital Mulan mencakup fitur-fitur seperti perjalanan aktor Liu Yifei menjadi Mulan dan Ming Na Wen yang mengisi suara dalam film animasi. Ada juga video musik yang dihapus termasuk lagu-lagu yang dibawakan oleh Christina Aguilera dalam bahasa Inggris dan Spanyol. Serta Liu Yifei dalam bahasa Mandarin dan Inggris.
Mengutip laman Variety, keputusan Disney untuk memindahkan Mulan ke Disney Plus menjadi momen penting bagi perusahaan. Seperti studio lain, film teater Disney terkena dampak pandemi COVID-19. Sementara film tertentu ditunda hingga 2021, termasuk Black Widow.
Mulan juga menjadi eskperimen bagi Disney sendiri. Terbukti, ketika baru seminggu tayang, Disney berhasil meraup keuntungan sebesar USD 33,5 juta atau sekitar Rp500 miliar. Ini menjadi sebuah pertanyaan, apakah akan ada lebih banyak orang yang berlangganan ke Disney Plus?
Baca juga:
Kepala keuangan Disney Christine McCarthy mengungkapkan bahwa mereka sangat senang dengan hasil selama empat bekang belakangan ini. Namun, angka pasti pendapatan Disney hingga saat ini masih belum bisa dihitung.
“Kami sangat senang dapat membawa Mulan ke basis konsumen kami yang telah lama menunggu lama. Sayangnya kami harus memindahkan tanggal teatrikal kami beberapa kali,” kata CEO Disney Bob Chapek.
Film Mulan juga dirilis di empat negara ini terlebih dahulu, yaitu Amerika Serikat, Kanada, Australia, dan Selandia Baru. Disney mencoba mengetes apakah mereka akan sukses di negara-negara barat. Kemudian, setelah mereka yakin sukses akan dibawa ke ranah yang lebih luas. (and)
Baca juga: