MerahPutih.com - Penyerang Liverpool, Mohamed Salah, sudah memutuskan hengkang di akhir musim. Namun, kabar mengenai kepulangannya ke AS Roma berembus kencang.
Kedatangan superstar Mesir itu ke Roma tetap sangat tidak mungkin, karena adanya hambatan finansial.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, kepemilikan Friedkin telah menggeser filosofi perekrutan klub ke arah merekrut pemain muda dibanding mendatangkan veteran berpengalaman dengan kontrak besar.
Baca juga:
Hengkang dari Liverpool, Mohamed Salah Jadi Target Buruan Klub-Klub Kaya Liga Arab
AS Roma tak Bisa Pulangkan Mohamed Salah
Saat ini, sang penyerang mendapatkan gaji sekitar 20 juta euro (Rp 390 miliar) kotor per musim. Hal itu membuat kepindahan ke ibu kota tidak mungkin terjadi di bawah rezim saat ini.
Sementara itu, "gagasan gila" tentang kembalinya ke Giallorossi terus beredar di media sosial, tetapi Salah menarik minat dari klub lain.
Baca juga:
AC Milan Siap Jual Rafael Leao, Hubungan dengan Massimiliano Allegri Dikabarkan Retak
Klub-klub Arab Saudi, seperti Al-Ittihad dan Al-Qadsiyah, telah melakukan pendekatan untuk merekrut pemain andalan Liverpool tersebut. Lalu, klub MLS, San Diego, juga sangat tertarik untuk membawanya ke Amerika Serikat.
Mengingat kesenjangan gaji yang sangat besar dan fokus Roma pada keberlanjutan jangka panjang, masa depan Salah tampaknya ditakdirkan untuk berada di luar Stadio Olimpico. (sof)