Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga

Mo Salah Pensiun dari Timnas Mesir Gara-Gara Tekanan Politik?

Wisnu Cipto - Selasa, 26 Juni 2018

MerahPutih.com - Bintang tim nasional Mesir, Mohamed Salah tengah mempertimbangkan untuk gantung sepatu dari The Pharaohs setelah pertemuannya dengan pemimpin Chechnya, Ramzan Kadyrov, menuai kecaman.

Mohamed Salah mendapat kritik setelah fotonya bersma Ramzan Kadyrov beredar di dunia maya. Tidak sedikit warga Mesir yang menyayangkan tindakan pemain Liverpool itu.

Semua kontroversi itu bukan tanpa sebab. Selama ini, Ramzan Kadyrov dikabarkan menjadi pemimpin yang kerap melakukan pelanggaran HAM berat seperti hukuman mati tanpa melalui proses pengadilan.

Keadaan kian pelik bagi Salah setelah menerima gelar warga kehormatan dari negara Chechnya. Topskor Liga Inggris itu menerima gelar saat menghadiri jamuan makan malam jelang bersua Arab Saudi pada laga terakhir Grup A Piala Dunia 2018.

Bahkan dalam postingan media sosialnya Ramzan Kadyrov mengaku telah menawarkan kepada timnas Mesir untuk datang ke Chechnya dan bertanding melawan klub lokal, Akhmat Grozny.

Guna menjernihkan situasi, anggota federasi sepak bola Mesir, Essan Abdel Fattah, membantah kabar yang menyebut pemain 25 tahun itu akan pensiun.

salah penalti
Mohamed Salah menjebol gawang Rusia pada akhir babak kedua laga Piala Dunia 2018 lawan Mesir, Rabu dinihari. Foto: Gilabola

"Itu adalah kebohongan besar. Saya tidak mengerti. Kami tamu di tanah pria ini dan dia mengundang untuk makan malam. Kami tidak bisa menolak dan hal ini adalah sangat normal," kata Fattah seperti dikutip Goal.

"Kritik mencampurkan olahraga dengan politik? Kami adalah tim olahraga dan tidak ada yang bisa melibatkan kami dalam politik," imbuh petinggi sepakbola Mesir itu. (*/BolaSkor)

Baca Artikel Asli