Menyeberangi Sungai Batanghari dengan Perahu Ketek

Jumat, 16 November 2018 - P Suryo R

TERNYATA semua yang ada di masa lalu tersingkirkan dan tergantikan. Seperti perahu penyeberangan yang ada di sungai Batanghari. Jasa penyeberangan orang dengan menggunakan perahu dari kawasan Seberang Kota Jambi ke Pasar Angso Duo Kota Jambi, masih hilir mudik seperti biasa.

Padahal di kawasan itu terbentang Jembatan Gentala Arasy yang menghubungkan daerah yang sama. Namun menggunakan perahu untuk menyeberang lebih efisien meskipun harus membayar Rp2 ribu. Jembatan yang terbentang sejauh 500 meter itu difungsikan untuk pejalan kaki. Sedangkan kendaraan bermotor menggunakan Jembatan Aurduri I dan Aurduri dengan jalur yang melingkar.

sungai batanghari
Warga lebih memilih menyeberang dengan perahu ketek karena lebih cepat. (Foto: instagram@subtro_pria)

Seperti yang dilansir dari Antara, jika menggunakan Jembatan Gentala Arasy, orang membutuhkan waktu 20 menit untuk menyeberanginya. Sedangkan menggunakan perahu ketek maksimal hanya lima menit.

Para warga lokal memang sudah terbiasa dengan aktivitas penyeberangan di sana, dan tanpa khawatir atau takut mereka menaiki perahu yang berukuran sedang itu. Gelombang kecil yang membuat perahu terombang-ambing ternyata tak membuat warga gentar.

Uniknya, sesampai di seberang, para penumpang cukup meletakan uang kertas Rp2 ribu pada kursi yang tadi diduduki. Nantinya akan diambil satu per satu oleh awak atau juru mudi perahu ketek. Bahkan bila ada penumpang yang tertinggal, tidak segan-segan awak perahu itu kembali dan menjemput penumpang yang memanggilnya dari tepi.

sungai batanghari
Jembatan Gentala Arasy yang dipergunakan untuk menyeberang. (Foto: instagram@sudrajatiyat)

Penyeberangan di pasar Angso Duo terdapat dua dermaga yakni di belakang pasar lama, dan satu lagi dermaga di belakang pasar baru. Sementara di daerah Seberang Kota Jambi ada di kawasan Tanggo Rajo dan di bawah jembatan Gentala Arasy.

Sungai Batanghari, menjadi jalur lalu lintas pengangkutan batu bara serta perahu niaga. Ada pelabuhan di sungai ini, Pelabuhan Talang Duku di Kabupaten Muarojambi. Selain itu potensial juga dikembangkan menjadi jalur wisata dari kawasan Kota Jambi ke kawasan Percandian Muarojambi. (psr)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan