Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Menteri PUPR Hadiri Peresmian Jembatan B.J. Habibie di Timor Leste

Angga Yudha Pratama - Sabtu, 31 Agustus 2019

Merahputih.com - Presiden Joko Widodo menugaskan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono sebagai Utusan Khusus Presiden RI dalam Peringatan ke-20 Hari Pelaksanaan Jajak Pendapat di Dili, Timor Leste.

Basuki juga tak lupa menghadiri peresmian Jembatan B.J. Habibie di Desa Bidau Sant’ana, Dili. Jembatan yang memiliki panjang 540 meter, lebar 8 meter dan 2 jalur ini dibangun oleh Badan Usaha Milik Negara Timor Leste dengan anggaran 3,9 juta dollar AS. B.J. Habibie merupakan sosok negarawan yang dicintai oleh rakyat Indonesia dan Timor Leste.

Baca Juga:

Menteri Era Gus Dur: Papua Bisa Ulangi Kutukan Sejarah Lepasnya Timor Timur

“Saya ditugasi Presiden Joko Widodo untuk mewakili Indonesia memenuhi undangan Presiden Timor Leste menghadiri 20 tahun Jajak Pendapat Timor Leste. Terkait peresmian jembatan di Dili dengan nama B.J. Habibie, ini merupakan kehormatan bagi Pemerintah Indonesia dan khususnya Bapak B.J. Habibie,” kata Basuki saat memberikan sambutan.

Basuki juga menyampaikan pesan dari Presiden Jokowi agar Indonesia & Timor Leste dapat terus meningkatkan kerjasama ekonomi pada kawasan perbatasan, seperti Motaain, Motamasin, dan Wini, terutama di era persaingan dewasa ini yang semakin ketat.

BJ Habibie
Presiden RI Ke-3 BJ Habibie (Foto: habibiecenter.or.id)

Setelah acara peresmian Menteri PUPR, Presiden Parlemen Nasional Arao Noe de Jesus melintasi dengan mobil yang dikemudikan oleh Mantan Presiden Timor Leste Jose Manuel Ramos Horta. Diakhir peresmian, Basuki bermain drum mengiringi Mantan Presiden Timor Leste Jose Manuel Ramos Horta dan Dubes RI Sahat Sitorus bersama menyanyikan lagu Bengawan Solo sebagai simbol persahabatan dan kolaborasi Indonesia – Timor Leste.

Kerjasama kedua negara antara lain berupa pembangunan infrastruktur dan peningkatan kapasitas SDM Timor Leste. Sejumlah pelatihan dilaksanakan oleh Kementerian PUPR dengan Timor Leste diantaranya pelatihan rehabilitasi dan rekonstruksi konstruksi jalan, program dan budgeting, dan pelatihan tenaga teknik operasional untuk operator buldozer dan alat-alat berat.

Baca Juga:

Indonesia Bereskan Masalah Perbatasan Darat dengan Timor Leste

Indonesia dan Timor Leste memiliki sejarah yang dekat dan terus bekerjasama erat bagi kemajuan masa depan kedua negara. Indonesia menjadi mitra pembangunan penting bagi Timor Leste. Sejak tahun 2010, sebagaimana dikutip laman resmi Sekretariat Kabinet, sejumlah proyek infrastruktur di negara tersebut dibangun melibatkan perusahan konstruksi Indonesia baik BUMN maupun swasta nasional antara lain pembangunan jaringan irigasi Raibere, jembatan Soebada, jalan Tibar-Gleno, Comoro Powerplant, Gedung Perdana Menteri, Bandara Oecusse dan ETO Tower. (*)

Baca Artikel Asli