MerahPutih.com - Menteri Pemudan dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir menanggapi keresahan Presiden Prabowo Subianto karena Indonesia belum tembus Piala Dunia. Menurut Erick, yang juga Ketua Umum PSSI, keresahan tersebut sebagai bentuk perhatian Kepala Negara atas perkembangan olahraga tanah air.
Bapak Presiden (Prabowo Subianto) secara simbolik pasti maksud dan tujuannya tidak hanya sepak bola, tetapi seluruh olahraga yang memberikan kontribusi yang luar biasa untuk citra dan kehormatan bangsa,
kata Erick Thohir di Jakarta, Jumat (10/7), dikutip dari Antara.
Erick Thohir juga menjelaskan, apa yang disampaikan Presiden Prabowo menunjukkan pemahaman bahwa olahraga bisa mengangkat kehormatan bangsa.
Oranga nomor satu di Indonesia itu, kata Erick, juga sangat memahami pentingnya pemusatan latihan nasional (pelatnas) jangka panjang untuk mempersiapkan para atlet agar bisa berprestasi di panggung internasional.
Baca juga:
Ingin Timnas Indonesia Masuk Piala Dunia, Presiden Prabowo Subianto Cari Menpora dan Menkeu
"Intinya tidak ada program keolahragaan jangka pendek, itu kan kira-kira yang beliau (Presiden Prabowo Subianto) sampaikan gitu. Dan alhamdulillah beliau juga menyebutkan Pak Menkeu, nah kan jadi sesuai gitu," katanya merujuk pada pentingnya dukungan anggaran untuk memenuhi kebutuhan pemusatan latihan jangka panjang.
Menpora menambahkan pihaknya terus mendorong pelatnas jangka panjang karena para atlet harus dipersiapkan secara matang untuk bisa meraih mengharumkan nama Indonesia di berbagai ajang seperti SEA Games, Asian Games, Olimpiade.
Tidak mungkin persiapan Olimpiade 2032 baru disiapkan 2031, enggak mungkin. Tahun depan SEA Games, enggak ada pelatnas tahun ini, enggak mungkin. Asian Games tinggal September, tidak mungkin pelatnas berhenti harus jalan,
katanya. (*)