INDONESIA semakin diperhitungkan di industri fashion dunia. Setiap tahunnya muncul nama-nama desainer Indonesia yang berani unjuk gigi di panggung dunia. Tak hanya itu, karya-karya mereka pun acapkali dikenakan oleh selebriti dunia. Sebut saja Tex Saverio, Rinaldy A Yunardi, Jenahara, dan masih banyak lagi.
Kemampuan para fashion designer Indonesia yang semakin dinamis namun tetap otentik tak lahir begitu saja. Diperlukan latihan dan penelitian yang cukup lama untuk menghasilkan masterpiece yang diakui dunia. Berbagai upaya dilakukan mereka untuk mewujudkan mimpi menjadi seorang fashion designer kelas dunia, salah satunya dengan menempuh pendidikan fashion.
Salah satu sekolah design Indonesia, Raffles peduli mempersiapkan anak didiknya bersaing di kancah internasional. Tak hanya mengajarkan teori di kelas, mereka juga melakukan praktik secara nyata dengan menggelar runway fashion show.
Pagelaran fashion show diperuntukkan bagi para siswa yang telah lulus. "Salah satu tugas akhir mereka adalah mengadakan fashion show," ucap Representative Raffles School, Mozart Hartawan saat ditemui di Fashion Show Raffles, Kuningan, Jumat (22/6). Tak hanya mengadakan fashion show dilingkup sekolah, salah satu siswa Raffles pun ada yang mulai berani unjuk gigi di Paris Fashion Week 2018. Ia adalah Grashel Andhini.
Sebanyak 16 siswa menampilkan karya terbaik mereka. Supaya lebih siap bersaing di industri fashion dunia, mereka berkolaborasi dengan para model asal Eropa.
Selain menempuh pendidikan, hal yang harus dilakukan oleh para fashion designer Indonesia adalah dengan selalu melihat tren yang sedang berkembang. Cara tersebut dilakukan agar karya mereka dinamis dan sesuai tren.
"Yang terpenting adalah bisa mengikuti tren namun tetap orisinil," ucap lulusan terbaik Jurusan Fashion Design, Raffles, Celine Wahyudi. Menurut Celine, dengan mempertahankan orisinalitas karya designer Indonesia lebih diapresiasi dunia.
Langkah yang harus dilakukan agar karya tetap orisinil adalah dengan tetap melestarikan produk dalam negeri. "Kalau kita mau design baju, pakai saja bahan-bahan dari dalam negeri. Aplikasikan juga ciri khas Indonesia misalnya kain tradisional atau motif wayang," tutur Celine. (avia)