Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup ShowBiz

Makna Lirik Lagu 'Menari-nari' Raim Laode, tentang Bertahan dan Menikmati Hidup

Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026

MerahPutih.com - Lagu Menari-nari milik Raim Laode menghadirkan warna yang cukup berbeda dibandingkan Komang.

Jika Komang terasa sebagai ungkapan cinta yang lembut dan penuh kekaguman, maka Menari-nari hadir sebagai selebrasi tentang ketangguhan diri serta kebahagiaan dalam hal-hal sederhana.

Melalui liriknya, Raim Laode menggambarkan realitas kehidupan yang tidak selalu berjalan sesuai harapan. Ada fase penuh tantangan, kegagalan, hingga proses bangkit kembali ketika kenyataan tidak sejalan dengan ekspektasi.

Namun alih-alih tenggelam dalam kesedihan, lagu ini justru mengajak pendengarnya untuk tetap menikmati hidup dan menerima setiap proses dengan lapang hati.

Baca juga:

Salma Salsabil Rilis Single ‘Hatchu!!’, Bawa Makna tentang Tantangan Hidup dan Mimpi

bungareyza Perkenalkan Alter Ego Mingse, Hadirkan Single Hipdut Astaga Bercanda'

Lirik Menari-nari - Raim Laode

Dunia takkan berhenti

Hanya karena sedihmu hari ini

Matahari takkan padam

Hanya karena air matamu tak kunjung kering

Kita adalah pengembara

Di atas samudera yang tak menentu

Kadang ombak datang menerjang

Kadang angin tenang membawa pulang

Maka menari-narilah

Di bawah hujan yang paling deras

Maka tertawa-tawalah

Di saat dunia sedang tak ramah

Karena kita tahu

Esok kan ada pelangi yang menunggu

Menari-narilah, menari-narilah

Jangan biarkan mereka

Mencuri senyum yang tumbuh di bibirmu

Jangan biarkan dunia

Mengubah hatimu yang begitu indah

Kita adalah pengembara

Di atas samudera yang tak menentu

Kadang ombak datang menerjang

Kadang angin tenang membawa pulang

Maka menari-narilah

Di bawah hujan yang paling deras

Maka tertawa-tawalah

Di saat dunia sedang tak ramah

Karena kita tahu

Esok kan ada pelangi yang menunggu

Menari-narilah, menari-narilah

Mungkin hari ini kau lelah

Mungkin hari ini kau jatuh

Tapi percayalah, kau tak sendiri

Kita kan melaluinya lagi

Maka menari-narilah

Di bawah hujan yang paling deras

Maka tertawa-tawalah

Di saat dunia sedang tak ramah

Karena kita tahu

Esok kan ada pelangi yang menunggu

Menari-narilah, menari-narilah

Menari-narilah...

Di bawah hujan...

Tertawa-tawalah...

Di saat dunia tak ramah...

(Far)

Baca Artikel Asli