MerahPutih.com - Lagu Menari-nari milik Raim Laode menghadirkan warna yang cukup berbeda dibandingkan Komang.
Jika Komang terasa sebagai ungkapan cinta yang lembut dan penuh kekaguman, maka Menari-nari hadir sebagai selebrasi tentang ketangguhan diri serta kebahagiaan dalam hal-hal sederhana.
Melalui liriknya, Raim Laode menggambarkan realitas kehidupan yang tidak selalu berjalan sesuai harapan. Ada fase penuh tantangan, kegagalan, hingga proses bangkit kembali ketika kenyataan tidak sejalan dengan ekspektasi.
Namun alih-alih tenggelam dalam kesedihan, lagu ini justru mengajak pendengarnya untuk tetap menikmati hidup dan menerima setiap proses dengan lapang hati.
Baca juga:
Salma Salsabil Rilis Single ‘Hatchu!!’, Bawa Makna tentang Tantangan Hidup dan Mimpi
bungareyza Perkenalkan Alter Ego Mingse, Hadirkan Single Hipdut Astaga Bercanda'
Lirik Menari-nari - Raim Laode
Dunia takkan berhenti
Hanya karena sedihmu hari ini
Matahari takkan padam
Hanya karena air matamu tak kunjung kering
Kita adalah pengembara
Di atas samudera yang tak menentu
Kadang ombak datang menerjang
Kadang angin tenang membawa pulang
Maka menari-narilah
Di bawah hujan yang paling deras
Maka tertawa-tawalah
Di saat dunia sedang tak ramah
Karena kita tahu
Esok kan ada pelangi yang menunggu
Menari-narilah, menari-narilah
Jangan biarkan mereka
Mencuri senyum yang tumbuh di bibirmu
Jangan biarkan dunia
Mengubah hatimu yang begitu indah
Kita adalah pengembara
Di atas samudera yang tak menentu
Kadang ombak datang menerjang
Kadang angin tenang membawa pulang
Maka menari-narilah
Di bawah hujan yang paling deras
Maka tertawa-tawalah
Di saat dunia sedang tak ramah
Karena kita tahu
Esok kan ada pelangi yang menunggu
Menari-narilah, menari-narilah
Mungkin hari ini kau lelah
Mungkin hari ini kau jatuh
Tapi percayalah, kau tak sendiri
Kita kan melaluinya lagi
Maka menari-narilah
Di bawah hujan yang paling deras
Maka tertawa-tawalah
Di saat dunia sedang tak ramah
Karena kita tahu
Esok kan ada pelangi yang menunggu
Menari-narilah, menari-narilah
Menari-narilah...
Di bawah hujan...
Tertawa-tawalah...
Di saat dunia tak ramah...
(Far)