Madura United Protes Wasit Aprisman Aranda
Minggu, 06 Agustus 2017 -
MerahPutih.com - Madura United melayangkan nota protes ke PT Liga Indonesia Baru (LIB) atas kepemimpinan wasit Aprisman Aranda pada pertandingan melawan Persela Lamongan yang digelar pada 4 Agustus 2017.
"Kami menyampaikan nota protes atas adanya dua kali 'hands ball' pemain Persela Lamongan di kotak penalti yang diabaikan wasit," ujar Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB) Ziaul Haq.
Dalam rilis yang diterima di Pamekasan, Minggu (6/8), dijelaskan, selain itu, wasit yang memimpin pertandingan terkesan tidak "fair".
Buktinya, saat penyerang Madura United Peter Osaze Odemwingie mau melakukan tentangan sudut dihalang-halangi pemain Persela, tapi justru wasit Aprisman mengeluarkan kartu kuning untuk Peter.
"Ini kan tidak masuk akal. Peter mau melakukan tendangan sudut, dan dihalangi oleh pemain Persela, tapi kok malah Peter yang mendapatkan kartu kuning," ujar pria yang akrab disapa "Habib" ini.
Atas temuan itu, maka pihak Madura United FC melayang nota protes kepada PT LIB selaku operator pertandingan di Liga 1 Indonesia.
Sumber: ANTARA