Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Dunia

10 Tempat Eksotis Berburu Gerhana Matahari 2027

Angga Yudha Pratama - Senin, 19 Oktober 2026

Merahputih.com - Fenomena gerhana matahari total 2027 diprediksi menjadi tontonan langit paling epik abad ini yang siap menyapa bumi pada 2 Agustus 2027 mendatang.

Jika ribuan turis bakal berebut spot di Luxor, Mesir, kamu sebenarnya punya banyak alternatif lokasi gerhana matahari 2027 yang menawarkan suasana lebih intim dengan panorama tak kalah magis.

Untuk itu, mari bedah destinasi anti mainstream mulai dari desa di atas awan hingga oasis tersembunyi agar kamu bisa merencanakan perjalanan yang lebih santai dan berkesan untuk melihat fenomena gerhana matahari total 2027 hingga booking hotel di area-area di bawah ini.

Baca juga:

Jadwal Fenomena Gerhana 2026: Dari Cincin Api Hingga Gerhana Matahari Total

Jalur gerhana matahari total 2027 membentang sangat luas, menyapu jarak sekitar 15.227 kilometer dengan bayangan bulan selebar 260 kilometer.

Setelah menggelapkan pesisir selatan Spanyol, fenomena langka ini bakal berlari melintasi Maroko, Aljazair, Tunisia, Libya, Mesir, menyeberangi Laut Merah menuju Arab Saudi, dan berakhir di Samudra Hindia.

Daripada berdesakan di kawasan wisata populer, para pemburu gerhana kini mulai melirik tempat melihat gerhana yang lebih sepi seperti kota pegunungan bersuhu sejuk atau pulau Mediterania yang eksotis.

Lewat perencanaan matang di destinasi wisata gerhana pilihan, kamu bisa menikmati fase totalitas hingga lebih dari enam menit tanpa gangguan hiruk-pikuk kerumunan.

10 Spot Terbaik Mengejar Gerhana Matahari Total 2027

Berikut adalah daftar lokasi alternatif dengan pemandangan luar biasa yang bisa kamu jadikan target pengamatan:

1. Vejer de la Frontera, Spanyol

Banyak orang akan memenuhi pantai-pantai Spanyol, tetapi pesona sebenarnya ada di pedalaman Andalusia. Vejer de la Frontera adalah salah satu "kota putih" (pueblos blancos) klasik dengan labirin rumah bercat putih di atas bukit.

Berada sedikit ke darat dari Costa de la Luz, titik pandang tertingginya menawarkan pemandangan pedesaan yang damai sebagai latar belakang fenomena langit ini.

  • Waktu & Durasi: 10:45 CEST | 4 menit, 4 detik

  • Historis Tutupan Awan (Agustus): 9%


2. Medina-Sidonia, Spanyol

Jika pantai dirasa kurang menantang, bertolaklah ke Medina-Sidonia yang letaknya jauh lebih tinggi di atas dataran provinsi Cádiz.

Sebagai salah satu pemukiman tertua di Eropa yang terus berpenghuni, kawasan bersejarah ini punya sisa-sisa kastil di puncak bukit yang memberikan pandangan lepas 360 derajat.

  • Waktu & Durasi: 10:45 CEST | 3 menit, 40 detik

  • Historis Tutupan Awan (Agustus): 7%


3. Arcos de la Frontera, Spanyol

Bagi kamu yang lebih mementingkan lanskap ketimbang durasi, tebing kapur Arcos de la Frontera di atas Sungai Guadalete adalah pilihan sempurna.

Posisinya yang berada di batas utara jalur gerhana justru menjadi incaran pengamat spesifik yang ingin melihat efek Baily’s beads (manik-manik Baily) lebih lama.

  • Waktu & Durasi: 10:46 CEST | 1 menit, 17 detik

  • Historis Tutupan Awan (Agustus): 9%


4. Asilah, Maroko

Kota pesisir nan padat ini memadukan durasi gerhana yang panjang dengan cantiknya lanskap Samudra Atlantik.

Asilah terkenal dengan medina putihnya, mural warna-warni, serta benteng peninggalan Portugis yang gagah menghadap laut. Latar benteng, ombak, dan pantai bakal jadi komposisi foto gerhana yang super estetik.

  • Waktu & Durasi: 08:44 GMT | 4 menit, 45 detik

  • Historis Tutupan Awan (Agustus): 38%

Gerhana Matahari Total
5. Chefchaouen Kasbah, Maroko

Chefchaouen, sang "Kota Biru" Maroko yang ikonik, menjanjikan kejutan visual yang sulit ditandingi. Bayangkan langit yang perlahan gelap memayungi ribuan bangunan serba biru yang menempel di punggung Pegunungan Rif yang liar.

Mencari spot tinggi untuk memotret matahari gerhana di atas kota biru ini jelas akan menghasilkan mahakarya fotografi.

  • Waktu & Durasi: 08:45 GMT | 4 menit, 13 detik

  • Historis Tutupan Awan (Agustus): 5%


6. Al Hoceïma, Maroko

Jika ingin sensasi yang lebih liar, melipirlah ke timur menyusuri Laut Mediterania menuju Al Hoceïma. Di sini, tebing curam dan perbukitan menukik tajam ke arah perairan biru Mediterania.

Dengan fasilitas resor pantainya, kota ini sangat nyaman dijadikan basecamp pengamatan, meski kamu harus sedikit berkompromi dengan potensi awan.

  • Waktu & Durasi: 08:47 Waktu Lokal | 4 menit, 25 detik

  • Historis Tutupan Awan (Agustus): 46%


7. Oran, Aljazair

Sebagai kota terbesar kedua di Aljazair, Oran menawarkan infrastruktur yang praktis bagi para pelancong.

Berada tepat di jalur tengah (centerline) gerhana, kota yang menghadap langsung ke laut ini dijaga oleh Benteng Santa Cruz di atas bukit, memberikan opsi lokasi pengamatan yang beragam dengan durasi ekstra panjang.

  • Waktu & Durasi: 09:51 CET | 5 menit, 9 detik

  • Historis Tutupan Awan (Agustus): 31%


8. Houmt Souk, Tunisia

Alih-alih menyambangi situs arkeologi atau gurun panas di daratan utama Tunisia, terbanglah ke Djerba, pulau terbesar di Afrika Utara.

Dijuluki "Pulau Impian" karena mendapat sinar matahari 300 hari dalam setahun, kota utamanya, Houmt Souk, menyajikan pesona pasar tradisional, arsitektur putih, dan angin Mediterania yang memanjakan.

  • Waktu & Durasi: 10:09 CET | 4 menit, 42 detik

  • Historis Tutupan Awan (Agustus): 21%

Baca juga:

Gerhana Matahari Total Bikin Harga Hotel di Spanyol Naik Selangit Hingga 500%


9. Oasis Bahariya, Mesir

Buat kamu yang butuh durasi maksimal tapi malas berdesakan di Luxor, Oasis Bahariya adalah permata tersembunyi.

Berpusat di kota Bawiti, cekungan terpencil di Gurun Barat Mesir ini dikelilingi perbukitan tandus, sumber air panas, dan lanskap gurun yang luas. Langit Agustus di sini nyaris tanpa awan sama sekali!

  • Waktu & Durasi: 12:50 EEST | 6 menit, 21 detik

  • Historis Tutupan Awan (Agustus): 0%


10. Wilayah Ta'if, Arab Saudi

Sementara mayoritas mata akan tertuju ke Jeddah atau Mekah, kawasan pegunungan Ta'if menyimpan daya tarik yang sama sekali berbeda.

Terletak di ketinggian 1.700 meter di atas permukaan laut, area ini punya udara yang jauh lebih sejuk dan lanskap tebing yang dramatis. Karena berada di tepi jalur gerhana, kamu harus ekstra teliti menentukan titik kumpul yang pas.

  • Waktu & Durasi: 13:26 AST | 3 menit, 54 detik

  • Historis Tutupan Awan (Agustus): 7%

Baca Artikel Asli