Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Olahraga

Liverpool 'Dirujak' Jamie Carragher Usai Kalah dari Fenerbahce, Skuad Mahal Tapi Memble

Angga Yudha Pratama - 1 jam, 36 menit lalu

Merahputih.com - Kekalahan memalukan The Reds dari Fenerbahce kembali memicu sorotan tajam, terutama terkait skuad mahal Liverpool yang dinilai minim kontribusi dan miskin taktik.

Legenda Liverpool, Jamie Carragher, tak segan melempar kritik secara terbuka karena para pemain bintang berharga fantastis justru tampil memble dan kalah saing dari amunisi akademi.

Situasi krisis ini jelas menjadi tamparan keras bagi manajemen yang dianggap sekadar membuang uang di bursa transfer tanpa memikirkan keseimbangan tim.

Baca juga:

Tiga Gol Bola Mati Jadi Petaka Liverpool, Iraola Ungkap Masalah di Lini Pertahanan

Obrolan soal transfer pemain Liverpool yang dianggap gagal ini makin panas ketika Carragher buka suara sebagai pandit di CBS Sports.

Menurutnya, hasil minor belakangan ini seakan jadi bukti valid kalau krisis lini tengah Liverpool dan tumpulnya lini depan benar-benar nyata.

Alih-alih mengandalkan rekrutan anyar dengan harga dan gaji selangit, tim justru harus diselamatkan oleh performa impresif anak-anak muda seperti Trey Nyoni dan Rio Ngumoha yang tampil jauh lebih ngeyel saat diberi menit bermain.

Ironi Pemain Muda vs Rekrutan Ratusan Juta Pounds

Prediksi

Bagi Carragher, yang paling mengkhawatirkan dari performa Liverpool bukanlah soal racikan pelatih, melainkan keputusan orang-orang di balik layar yang mengurus pembelian pemain. Pemain muda dari akademi justru bersinar terang di posisi yang sama dengan para bintang mahal yang dibeli manajemen.

Kekalahan dari Fenerbahce ini makin menegaskan ke para suporter kalau skuad yang dimiliki Liverpool saat ini sangat mahal, tapi kualitasnya di bawah standar dan kurang seimbang. Coba pikirkan beberapa pemain baru yang didatangkan. Saya sempat bilang Trey Nyoni adalah pemain terbaik Liverpool, dan nyatanya dia bersama Rio Ngumoha memang jadi yang terbaik, sama seperti saat mereka tampil bagus lawan Chelsea seminggu lalu,

Jamie Carragher.

Carragher secara gamblang menyoroti performa Bradley Barcola serta duo gelandang bergaji besar, Ryan Gravenberch dan Dominik Szoboszlai, yang tak mampu mengimbangi agresivitas darah muda The Reds.


Manajemen Gagal Belanja Cerdas

Lebih lanjut, mantan bek tangguh asal Inggris itu menjabarkan perbandingan nyata antara pemain berlabel bintang dan bibit muda di lapangan.

Ketika nama-nama besar gagal menjawab ekspektasi, struktur gaji dan anggaran belanja klub otomatis menjadi sorotan utama.

"Masalahnya, mereka beroperasi di posisi yang sama dengan para pemain yang dibeli Liverpool dengan uang besar. Bradley Barcola didatangkan seharga £120 juta. Dia main di depan malam ini dan tampil buruk, sementara anak muda justru main jauh lebih bagus. Lalu di lini tengah, ada Nyoni. Liverpool memang tidak keluar biaya transfer gila-gilaan, tapi mereka memberi kontrak raksasa musim panas ini untuk Ryan Gravenberch yang akhir pekan lalu dipinggirkan demi Nyoni dan Szoboszlai, yang main malam ini tapi performanya mengecewakan," jelas dia.

Baca juga:

Hasil Liga Champions: Liverpool Takluk 2-3 Lewat Comeback Dramatis Fenerbahce

Di akhir ulasannya, Carragher memberikan pukulan telak terkait realita finansial dan performa di atas lapangan:

"Bisa dibayangkan berapa nominal angka kontrak mereka. Ketika pemain muda di lini tengah justru bermain melampaui mereka, itu bakal memicu masalah soal bagaimana klub mengelola keuangannya—dan pada dasarnya, Anda belum membelanjakan uang itu dengan cukup baik," jelas dia.

Masalah ini jelas menjadi PR besar bagi jajaran direksi. Jika performa Trey Nyoni dan rekan-rekan sebayanya terus konsisten, manajemen Liverpool harus siap mengevaluasi kembali bagaimana mereka membakar uang di bursa transfer mendatang.

Rincian Belanja Pemain Liverpool Tiga Musim Terakhir

Berikut adalah rekapitulasi pengeluaran transfer Liverpool dari musim 2024/25 hingga 2026/27 yang menuai kritik tajam terkait efisiensi skuad:

data-path-to-node="10"> >Musim >Pemain Masuk >Biaya Transfer >2024/25 >Federico Chiesa >£12,5 Juta >2025/26 >Alexander Isak >£125 Juta > >Florian Wirtz >£116 Juta > >Hugo Ekitike >£79 Juta > >Milos Kerkez >£40 Juta > >Jeremie Frimpong >£29,5 Juta > >Giorgi Mamardashvili >£29 Juta > >Giovanni Leoni >£26 Juta > >Armin Pesci >£1,5 Juta > >Freddie Woodman >Bebas Transfer >2026/27 >Bradley Barcola >£123 Juta > >Jeremy Jacquet >£60 Juta > >Victor Munoz >£34,5 Juta > >Ifeanyi Ndukwe >Tidak Diumumkan

Angka fantastis yang telah dikeluarkan manajemen menunjukkan ambisi besar, namun performa di atas rumput hijau membuktikan sebaliknya. Jika jajaran ekstralapangan tidak segera merestrukturisasi strategi rekrutmen mereka, ketergantungan pada pemain muda akademi di laga-laga krusial akan terus menelanjangi ketidakseimbangan skuad The Reds.

Baca Artikel Asli