Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup Fun

Launching 'Cyberpunk 2077' Tak Berjalan Lancar, Developer Dituntut Investor

Ikhsan Aryo Digdo - Senin, 28 Desember 2020

KURANG mulusnya launching game teranyar milik CD Projekt Red, Cyberpunk 2077 ternyata bukan hanya merugikan para pemain. Investor yang kerap mendanai proyek tersebut juga mendapat imbasnya. Diklaim memiliki performa yang tidak baik di konsol current-gen, para investor membuat dokumen gugatan untuk si developer.

Dilansir dari laman The Verge, investor Cyberpunk 2077 mengklaim penurunan saham karena permainan yang dirasa "tidak bisa dimainkan" di konsol current-gen. Patut diketahui bahwa game tersebut memiliki grafik ala next-gen. Optimisasi tersebut menjadi kerja dua kali bagi developer.

Baca juga:

Simak Dua Trailer Cyberpunk 2077, Hadirkan Fitur Terbaru dan Awal Mula Cerita

Meski dengan fakta demikian, CD Projekt Red ternyata menutupi kekurangan tersebut dengan embel "sukses meski dengan beberapa isu". Hal ini membuat para investor geram dan mulai menyusun dokumen gugatan pada 24 Desember 2020 oleh penggugat Andrew Trampe dengan para investor CD Projekt Red lainnya.

Optimisasi yang kurang baik di konsol current-gen. (Foto: Game Rant)

CD Projekt Red juga membuat pernyataan atas permasalahan di konsol current-gen tersebut. Mereka memperbolehkan para pemain Cyberpunk 2077 untuk refund secara digital maupun fisik di beberapa toko retail. Dari toko retail Amerika, Gamestop yang memperbolehkan refund meski sudah dibuka, hingga Sony yang menarik game Cyberpunk 2077 dari laman PlayStation Store.

Mengutip Bloomberg, saham dari CD Projekt Red turun hingga 25 persen tiga hari setelah perilisannya pada 10 Desember 2020. Kemudian turun lagi 16 persen ketika Sony menarik game Cyberpunk 2077 dari PlayStation Store pada 18 Desember 2020.

Baca juga:

Microsoft Rilis Xbox One X Edisi Cyberpunk 2077

Gugatan dengan maksud menyesatkan serta membuat kerugian investor tersebut akan tetap diselesaikan secara pribadi dari pihak CD Projekt Red dan juga pihak investor.

Menilik hal lain di luar kasus ini, Cyberpunk 2077 tetap laku keras pada Desember 2020. Diklaim terjual 13 juta copy pada dua minggu setelah launching membuat Cyberpunk 2077 menjadi game terlaris tahun ini. Kebanyakan dari penjualan terbesar tersebut datang dari pre-order yang memiliki kampanye marketing hype, hingga mendatangkan artis Keanu Reeves.

Hampir satu dekade penggarapan belum tentu bisa membuat Cyberpunk 2077 launching secara mulus. Apalagi masa pandemi COVID-19 yang tentu menjadi permasalahan besar bagi para staff yang mulai membungkus game tersebut di 2020.

CD Projekt Red akan mulai memperbaiki permasalahan optimisasi pada update yang akan mereka rilis di 2021 hingga masalah selesai. (dnz)

Baca juga:

'Call of Duty: Black Ops Cold War' PC Butuh Kapasitas Penyimpanan 250GB

Baca Artikel Asli