MerahPutih.com - Kozo Tashima resmi menyatakan kesiapannya menantang Gianni Infantino dalam perebutan kursi Presiden FIFA 2027. Mantan pemain tim nasional Jepang itu mendapat dukungan penuh Federasi Sepak Bola Jepang (JFA) untuk maju dalam pemilihan yang dijadwalkan berlangsung pada Maret 2027.
Presiden kehormatan JFA berusia 68 tahun tersebut mengumumkan pencalonannya setelah menghadiri rapat organisasi sepak bola Jepang di Tokyo, Kamis (5/11).
Saya bersyukur dapat mengumumkan ini dengan dukungan penuh JFA,
kata Tashima kepada Sports Nippon, seperti dikutip The Guardian.
Tashima menjadi kandidat kedua yang mengumumkan niatnya maju sebagai Presiden FIFA. Mantan bek Tottenham Hotspur, Ramon Vega, telah lebih dahulu menyatakan pencalonannya pada Oktober 2026.
Baca juga:
FAM Dicueki FIFA! Masih Tunggu Jawaban Misteri Injury Time Timnas Indonesia Vs Bangladesh
Tashima Ingin Bawa Integritas Sepak Bola Jepang ke FIFA
Tashima menegaskan, ambisinya bukan sekadar memenangkan pemilihan. Ia ingin membawa nilai kejujuran, kesehatan organisasi, dan integritas yang selama ini menjadi fondasi sepak bola Jepang ke panggung internasional.
Ini bukan soal menang atau kalah, tetapi tentang menyampaikan kepada dunia sikap jujur, sehat, dan berintegritas yang telah dibangun sepak bola Jepang. FIFA membutuhkan nilai-nilai yang selama ini kami lindungi,
ujarnya.
Tashima bukan sosok baru dalam sepak bola internasional. Ia pernah tujuh kali memperkuat tim nasional Jepang sebelum berkarier sebagai pelatih dan beralih ke administrasi sepak bola.
Ia menjadi anggota Dewan FIFA sejak 2015 dan pernah memimpin JFA.
Gianni Infantino Dibayangi Tekanan Jelang Pemilihan FIFA 2027
Sementara itu, Presiden FIFA saat ini, Gianni Infantino, juga telah menyatakan keinginannya untuk kembali menjabat.
Namun, kepemimpinannya mendapat sorotan setelah proposal FIFA Forward Enterprise (FFE) dibatalkan. Rencana tersebut sebelumnya membuka peluang bagi FIFA untuk menjual sebagian kepemilikan turnamen yang dikelolanya, termasuk Piala Dunia, kepada pihak swasta.
Baca juga:
Pindah Kubu? AFC Kini Dukung Gianni Infantino Jadi Presiden FIFA Lagi
Infantino menjabat Presiden FIFA sejak 2016 setelah menggantikan Sepp Blatter. Ia kembali terpilih tanpa pesaing pada 2019 dan 2023.
Pendaftaran kandidat Presiden FIFA akan ditutup pada 18 November 2026. Setiap bakal calon harus memperoleh dukungan dari sedikitnya lima dari 211 asosiasi anggota FIFA untuk memenuhi persyaratan untuk mengikuti pemilihan.
Pemilihan Presiden FIFA akan berlangsung pada Maret 2027. Sejauh ini, Tashima dan Ramon Vega telah menyatakan pencalonan, sedangkan peluang Infantino untuk kembali memimpin masih menjadi perhatian, terutama terkait ketentuan masa jabatan. (*)