Konsumen Pilih Bahan Bakar RON 92 di SPBU Asing

Senin, 01 Juni 2015 - Fredy Wansyah

MerahPutih Bisnis - Dampak kenaikan harga bahan bakar jenis RON 92, kini konsumen lebih memilih Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Shell dibandingkan SPBU Pertamina. Harga dan kualitas menjadi pemicunya.

Ilham, salah seorang pembeli bahan bakar jenis RON 92, di SPBU Shell Menteng, Jakarta, Senin (1/6), mengaku bahwa dirinya kini beralih dari pengguna Pertamax ke Super. "Kata tetangga Shell lebih murah dan irit juga katanya," ungkapnya.

Di tempat yang sama, salah seorang operator menyatakan, sejak harga Pertamax naik, SPBU Shell mengalami perbedaan dalam hal jumlah pengunjung. Meski tak dapat memperkirakan, dia memastikan kini konsumen mengalami peningkatan. "Kan tetangga agak mahal sekarang," kata pria yang enggan disebutkan namanya.

Sabtu (30/5), bahan bakar jenis Pertamax RON 92 mengalami kenaikan harga Rp500. Untuk wilayah Banten, Jakarta, dan Jawa Barat, harga Pertamax menjadi Rp9.300 per liter dan Pertamax Plus menjadi Rp10.200. Sementara itu, sehari sebelumnya, Jumat (29/5), harga Super milik Shell naik dari Rp8.950 per liter menjadi Rp9.100 per liter.

Seperti diketahui, kantor pusat SBPU berada di Belanda. Perusahaan bernama Royal Dutch Shell ini mulai mengoperasikan SPBU di Tanah Air pada Maret 2006.

(rfd)

 

Baca Juga:

Pertamina Naikkan Harga Pertamax Diam-Diam

Ketua Komisi VII DPR Dukung Pemerintah yang Tentukan Harga Pertamax

Masyarakat Tetap Gunakan Pertamax

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan