Merahputih.com - Reli Dakar 2027 dipastikan batal digelar di Arab Saudi. Penyelenggara memindahkan ajang reli ketahanan tersebut ke Portugal dan Maroko menyusul meningkatnya ancaman keamanan di kawasan Timur Tengah.
Keputusan ini diambil setelah rencana mempertahankan Arab Saudi sebagai tuan rumah edisi 2027 dinilai sulit diwujudkan akibat serangkaian serangan yang dikaitkan dengan kelompok Houthi dari Yaman.
Dalam edisi mendatang, para peserta yang mengendarai mobil, sepeda motor, dan truk akan memulai kompetisi melalui babak prolog serta etape khusus pertama di Portugal. Setelah itu, mereka melanjutkan perjalanan dengan 11 etape reli menantang di Maroko.
Baca juga:
Total rute yang harus ditempuh mencapai hampir 8.000 kilometer. Dari jumlah tersebut, sekitar 4.341 kilometer merupakan etape khusus atau special stages yang menjadi bagian utama persaingan.
Pemindahan lokasi ini sekaligus menandai kembalinya Reli Dakar ke Afrika untuk pertama kalinya sejak 2007.
Reli Dakar Kembali ke Afrika setelah 20 Tahun

Direktur perlombaan Reli Dakar, David Castera, menegaskan perubahan lokasi tidak akan mengurangi tantangan maupun standar kompetisi.
Meskipun lokasinya dipindahkan, edisi ke-49 Reli Dakar ini akan tetap memenuhi standar olahraga yang selama ini menjadikan ajang tersebut sebagai reli ketahanan yang paling berat,
ujar Castera.
"Walaupun waktu yang tersedia sangat singkat, kami berhasil menyusun sebuah Reli Dakar yang sesungguhnya."
Baca juga:
Mesir Siap Beri Bantuan Militer ke Arab Saudi Buat Hadapi Houthi
Ia juga menjelaskan bahwa rute di Maroko akan membawa peserta menjelajahi berbagai wilayah negara tersebut.
Para peserta akan menjelajahi seluruh wilayah Maroko, dari ujung ke ujung.
"Kami akan mengeksplorasi semua karakteristik unik negara tersebut melalui rute yang skalanya belum pernah ada sebelumnya," tambahnya.
Reli Dakar pertama kali digelar pada 1978. Ajang ini awalnya dikenal sebagai Paris-Dakar karena rutenya menghubungkan ibu kota Prancis dengan Dakar, Senegal.
Baca juga:
Houthi Serang Bandara, Qatar Airways dan Etihad Airways Batalkan Penerbangan ke Arab Saudi
Namun, ancaman keamanan di sepanjang jalur Afrika membuat penyelenggara memindahkan kompetisi tersebut ke Amerika Selatan pada 2009. Sejak 2020, Arab Saudi kemudian menjadi tuan rumah Reli Dakar.