MerahPutih.com - Kemacetan lalu lintas selalu menyertai kegiatan sehari-hari warga Jakarta dan sekitarnya.
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman memberi usulan pengaturan jam kerja perkantoran di DKI Jakarta sebagai solusi dalam mengatasi kepadatan kendaraan di jalanan saat jam-jam sibuk.
Ia menuturkan, seluruh kegiatan masyarakat dimulai rata-rata jam 07.00 sampai 09.00 pagi.
Baca Juga:
Polda Metro Tetapkan 30 Tersangka Mafia Tanah, Belasan di Antaranya Oknum ASN
"Jadi mereka akan berangkat bersama-sama dari rumah dengan waktu yang bersamaan sehingga pada saat di sini (jalanan) akan ketemu jam yang sama,” ujar Latif kepada wartawan, Jumat (22/7).
Dia menyebut, penumpukan kendaraan terlihat sering terjadi di sejumlah titik.
Seperti tiga titik tol pintu masuk ke Jakarta, dari Cikampek, Jagorawi, Merak-Tangerang ke Jakarta.
Kemudian di jalan arteri, seperti Kalimalang, Cakung, Bogor, Depok, Lebak Bulus, Jagakarsa, Lenteng Agung, dan Daan Mogot.
"Dengan kemacetan jalan ada kerugian negara per tahun sekitar Rp 71 triliun. Ini bukan hanya Jakarta, ini seluruh Indonesia gitu," ungkapnya.
Baca Juga:
Momen Haru Kapolda Metro Jaya Beri Dukungan pada Irjen Ferdy Sambo
Latif menuturkan, pihaknya telah melakukan kajian untuk mengurai kepadatan kendaraan di DKI Jakarta yang akan dikoordinasikan dengan instansi terkait.
"Kami koordinasikan dengan instansi terkait mudah-mudahan ini bisa mengurangi kepadatan di jam 06.00 sampai jam 09.00 saja. Tapi pergerakan kendaraan menyebar dan tetap terjadi kelancaran," tambahnya.
Latif mencontohkan, misalnya karyawan masuk pada jam 07.00 maka waktu pulang jam 14.00 WIB.
Pun demikian jika karyawan masuk kantor pada jam 08.00 pulang maka pulang pada jam 15.00.
"Jadi tidak pulang secara bersamaan," imbuh dia. (Knu)
Baca Juga:
Polda Metro Jaya Tak Dapat Restu Gelar Street Race di Sirkuit Formula E Ancol