Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup Fun

Kenali Jenis Air Coolant yang Cocok untuk Mobil Kamu

P Suryo R - Selasa, 07 September 2021

SEBAGAI sumber tenaga untuk mobil, mesin menjadi sangat panas. Tanpa perlindungan yang tepat, mesin dapat aus dan bahkan meleleh.

Untuk itu air pendingin atau kerap dikenal dengan istilah water coolant menjadi sangat penting untuk perlindungan terhadap panas. Coolant dapat melindungi kerusakan pada pompa air, packing kepala, silinder, dan timing piston.

Baca Juga:

Apa Sih Fungsi Oli Mobil?

pendingin
Selalu ganti secara rutin coolant agar terhindar dari kerusakan. (Foto: instagram@ajs.mechanical.solutions)

Mengutip dari Universal Technical Institute, semua pendingin otomotif berbasis glikol. Pendingin umum terdiri dari campuran etilen glikol dengan paket aditif dan sedikit air. Pendingin berbasis glikol lainnya terdiri dari propilen glikol dan air. Perbedaan utama antara kedua jenis adalah bahwa propilen glikol tidak terlalu beracun.

Air murni memiliki lebih banyak kemampuan membawa panas daripada etilen glikol murni. Air menjadi pendingin terbaik yang digunakan sebagai pilihan pendingin untuk mengurangi panas.

Tapi air menghadirkan tantangan lain, yakni karat pada bagian-bagian mesin besi. Karat kemudian terbawa ke area pendingin lainnya. Tentunya dapat menjadi gangguan perpindahan panas bahkan dapat menghasilkan penumpukan sumbatan di radiator.

Mengutip dari Auto 2000, coolant memiliki beberapa fungsi lainnya. Salah satunya adalah mampu memberikan lapisan proteksi pada sistem pendingin mesin mobil. Komponen radiator memiliki lapisan logam aluminium sebagai isolator panas. Selain itu juga ada tutup radiator yang ternyata rawan korosif jika terkena cairan secara terus menerus.

Baca Juga:

5 Tips Mendapatkan Mobil Bekas Berkualitas

pendingin
Kenali jenis coolant apa yang cocok untuk kamu gunakan (Foto: instagram@Perkotaan)

Dengan kamu menggunakan water coolant khusus yang sesuai spek pabrikan mobil, maka logam dapat terhindar dari masalah korosi. Jika menggunakan cairan di luar spek, malah membuat bagian tersebut lebih cepat berkarat.

Mengutip dari Mobil, jadi kamu harus mengetahui apa jenis dari coolant yang cocok untuk mobil kamu. Inorganic acid technology (IAT), berwarna hijau terang dan harus diganti setiap 50 ribu km. Pendingin ini paling baik digunakan pada mobil tua yang diproduksi sebelum pertengahan 1990-an.

Kemudian organic acid technology (OAT) biasanya berwarna oranye, kuning, biru atau hijau tua dan harus diganti setiap 200 ribu km. Pendingin ini paling baik untuk mobil baru dan lama, dan direkomendasikan di Volkswagen, Honda, Toyota, Perodua, Volvo, dan bahkan Tesla.

Hybrid organic acid technology (HOAT), tersedia dalam berbagai warna seperti kuning jingga, kuning, biru, merah muda, merah atau ungu dan harus diganti setiap 200 ribu km. Pendingin ini dirancang untuk mobil baru, dan direkomendasikan di BMW, Audi, Volkswagen, Porsche, Jaguar, Land Rover, Volvo dan juga mobil buatan Asia seperti Honda, Perodua dan Toyota. (jhn)

Baca Juga:

Kenali Teknik Mencegah Kecelakaan Fatal saat Mengendarai Sepeda Motor

Baca Artikel Asli