MerahPutih.com - Kementerian Perhubungan mengklaim telah menyiapkan Rencana Operasi (Renops) di semua matra Perhubungan, baik darat, laut, udara, dan perkeretaapian untuk layanan mudik dan balik 2025.
Dalam Renops itu dibahas strategi yang akan dilakukan terkait kesiapan sarana dan prasarana angkutan umum, manajemen rekayasa lalu lintas, seperti penerapan delaying system dan bufffer zone, hingga berbagai hal lain terkait aspek keamanan dan keselamatan transportasi.
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan bahwa pihaknya mulai melakukan langkah antisipatif demi menyukseskan angkutan mudik libur Lebaran 2025 yang aman dan lancar.
"Kami bergerak cepat untuk mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun ini," kata Menhub dalam keterangan di Jakarta, Jumat (18/2).
Baca juga:
Kementerian Perhubungan terus melakukan langkah-langkah persiapan menghadapi masa angkutan Lebaran 2025. Langkah tersebut di antaranya melakukan koordinasi lintas kementerian/lembaga, menyiapkan survei pergerakan arus Lebaran, menyiapkan dan menguji coba kebijakan yang akan ditetapkan pada masa angkutan Lebaran, serta memastikan kesiapan teknis seluruh sarana dan prasarana transportasi.
Menhub mengatakan bahwa seluruh persiapan itu dilakukan agar penyelenggaraan angkutan Lebaran 2025 dapat berlangsung dengan aman, selamat, dan lancar.
"Kami berupaya memastikan bahwa segala sesuatunya siap dan dapat menunjang berjalannya angkutan Lebaran yang baik," ujar Menhub.
Sejak Januari 2025, Menhub telah mendatangi sejumlah kementerian terkait untuk melakukan koordinasi menghadapi angkutan Lebaran. Di antaranya dengan:
- Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.
- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Menteri Agama.
- Menteri Ketenagakerjaan.
- Menteri Kesehatan.
- Kementerian Pariwisata.
- Menteri Komunikasi dan Digital.
- Menteri Perdagangan
- Menteri Dalam Negeri.
“Koordinasi dan kolaborasi lintas sektoral menjadi kunci penting dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran. Kami berharap dukungan dan kolaborasi dari semua pihak," ucapnya.