MERAHPUTIH.COM - ASN Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mengadakan salat istisqa memohon hujan serta keberkahan dari Tuhan di halaman Balai Kota Solo, Senin (7/9/). Salat istisqa tersebut dilakukan di tengah musim kemarau panjang dan kebakaran TPA Putri Cempo yang belum padam
Salat istisqa berlangsung pukul 12.30 WIB setelah salat Zuhur. Kondisi cuaca sedang terik siang itu, tapi tidak mengurangi kekhusyukan. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Solo KH Imam Sahudi bertugas menjadi imam dan khatib.
Ia menyampaikan materi khotbah mengenai situasi Indonesia menghadapi bencana berupa kebakaran, kekeringan, hingga erupsi gunung berapi. “Kami mengajak jemaah menjadikan salat istisqa sebagai upaya memperbaiki diri serta memohon pertolongan agar diberikan hujan,” kata Sahudi
Menurut dia, salat istisqa pernah dilakukan Nabi Muhammad untuk memohon hujan kepada Tuhan dengan menghadap kiblat dan mengangkat kedua tangannya. Nabi Muhammad meminta Tuhan agar diberikan hujan.
Baca juga:
Motif di Balik Apel ASN Solo Hari Pertama Masuk Kerja Usai Lebaran Depan Gunungan Sampah
Wali Kota Solo Respati Ardi mengatakan salat tersebut merupakan wujud tawakal dan keprihatinan mengenai bencana di Solo maupun berbagai daerah lainnya. “Ini menginisiasi untuk berdoa bersama untuk kebaikan kita untuk ikhtiar sudah kami kerjakan. Kami dalam bentuk tawakal menyerahkan diri kepada Sang Maha Pencipta. Semoga segera turun hujan,” kata Respati
Ia mengajak masyarakat untuk berdoa bagi bangsa Indonesia agar kondisinya menjadi lebih baik. Ajakan itu bukan paksaan namun sesuai dengan kepercayaan masing-masing.
“Daerah Soloraya sangat kurang air akibat kemarau. Jika nanti bencana di TPA Putri Cempo ini selesai, saya berkomitmen juga akan membantu kabupaten sekitar. Kami juga telah dibantu dalam memadamkan api TPA Putri Cempo. Semoga api segera padam,” tegasnya. (Ismail/Jawa Tengah)
Baca juga:
Respati Rotasi Massal 209 ASN Solo, Biar Sama-Sama Merasakan Pedih dan Lelah