Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup Fun

Kalem ya, Jangan Oversharing di Tinder

Ikhsan Aryo Digdo - Minggu, 31 Oktober 2021

DI dunia per-Tinder-an jangan salah bersikap. Siapa bilang terlalu membeberkan banyak hal di profil tinder bikin kamu cepat mendapatkan 'match'? Yang ada orang lain malah risih, bahkan ilfeel ketika melihat profil tinder kamu.

"Profil kamu di social discovery app cukup dengan informasi seputar intention, profesi ataupun minat tanpa harus pamer kekayaan," ujar relationship expert, Inez Kristanti dalam berita pers yang diterima merahputih.com dari Tinder.

Baca Juga:

Tinder Hasilkan Rp16,4 Triliun Per Tahun, Gara-gara Populasi Jomlo Meningkat?

Kamu harus kalem dalam mengisi profil tinder kamu. Isi dengan informasi yang penting saja. Berikut empat hal yang perlu kamu lakukan sebelum sharing menjadi oversharing di Tinder, antara lain:

1. Foto profil sendiri, bukan bareng orang lain

Percaya diri dengan foto kamu sendiri. (Foto: Pexels/cottonbro)

Foto profil menjadi salah satu kunci dari profil Tinder yang powerful. Kamu harus percaya diri. Cobalah menggunakan foto dan video diri kamu sendiri saat melakukan aktivitas yang berbeda-beda daripada dengan keluarga ataupun teman-teman terdekat.

Jangan lupa verifikasi foto dan video di profil kamu agar si dia lebih merasa nyaman dengan kamu dan pastikan kamu tetap menunjukkan the REAL you.

2. Usia dan tinggi badan, bukan angka lainnya

Jangan isi angka tidak penting. (Foto: Unsplash/Pratik Gupta)


Mungkin ada beberapa dari kamu yang merasa harus mengikuti proses yang panjang dari swiping hingga ngobrol dengan si dia. Akhirnya kamu memutuskan untuk menambahkan nomor telepon pribadi di bio supaya lebih mudah dan irit waktu. Cara ini jelas oversharing.

Baca Juga:

Agar Kencan Aman, Tinder Bagikan Tes COVID-19 Gratis

Kamu bisa mencoba lebih transparan mengenai usia kamu yang otomatis akan meningkatkan preferensi match dibanding angka lainnya seperti nomor telepon, nomor rekening, hingga nomor rumah. Kalau kamu terlalu transparan dengan data-data ini justru malah berisiko
disalahgunakan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab.

3. K.I.S.S, bukan bio yang sepanjang jalan kenangan

Bio jangan panjang-panjang. (Foto: Unsplash/Mika Baumeister)

Zaman sekarang, attention span kita hanyalah delapan detik. Sebisa mungkin, buatlah bio yangnpadat, singkat, dan jelas. It is all about keeping it simple & sweet (K.I.S.S). Tidak perlu membuat profil tinder terlihat seperti resume.

Mainkan kreatifitas kamu saat menulis profil Tinder untuk menarik calon match. Gunakan fitur Passion di Tinder jika ingin berbagi hal-hal yang kamu minati atau carilah orang dengan minat yang sama melalui fitur Explore yang baru hadir.

4. 'Kamu', bukan 'Aku'

Jangan cerita tentang diri kamu terus. (Foto: Unsplash/Alex Ware)

Buat nyaman satu sama lain dengan lebih banyak bertanya tentang match kamu dibanding terlalu banyak bercerita tentang diri kamu. Kamu bisa lempar pertanyaan seputar bio si dia, pekerjaan, minat, hal-hal yang sedang viral ataupun beri dia pujian. Misalnya, "Udah nonton Squid Game?" atau "Kamu udah vaksin?". (ikh)

Baca Juga:

Facebook Luncurkan Fitur Baru Pada Messenger Kids, Ayo Tebak Apa

Baca Artikel Asli