MerahPutih.com - Kekalahan 0-2 dari Genoa membuat pelatih Juventus Luciano Spalletti meminta maaf kepada pendukung. Ia juga mengakui timnya belum menunjukkan performa sesuai harapan.
Juventus tumbang saat bertandang ke Stadion Luigi Ferraris, Genoa, Kamis dini hari WIB dalam lanjutan Liga Italia Serie A 2026/2027. Hasil tersebut memperpanjang catatan kurang meyakinkan Si Nyonya Tua dalam persaingan kompetisi domestik musim ini.
Kami minta maaf kepada pendukung atas performa kami,
ujar Spalletti, dikutip dari laman resmi Juventus, Kamis.
Pelatih asal Italia itu mengakui timnya kesulitan menemukan keseimbangan permainan, terutama ketika berusaha menekan lawan. Dia juga menyebut Juventus membutuhkan waktu untuk mengevaluasi penyebab kekalahan tersebut.
Baca juga:
"Kami gagal menemukan keseimbangan untuk menekan lawan. Saya masih harus mencari apa yang salah," tuturnya.
Spalletti menegaskan Juventus harus segera berbenah, baik dari segi kondisi fisik maupun semangat juang, agar tidak semakin terpuruk.
"Kami perlu meningkatkan performa, baik dari fisik maupun semangat juang," katanya.
Juventus Dominan, Genoa Lebih Efektif
Kekalahan Juventus terasa menyakitkan karena mereka sebenarnya unggul dalam penguasaan bola. Tim tamu mencatatkan 63 persen penguasaan bola, berbanding 37 persen milik Genoa.
Juventus juga melepaskan 16 percobaan tembakan, lebih banyak dibandingkan Genoa yang mencatatkan 13 percobaan. Namun, efektivitas menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut.
Genoa mampu mencetak dua gol dari dua tembakan tepat sasaran. Sebaliknya, Juventus gagal memaksimalkan dominasi permainan untuk menghasilkan gol.
Hasil ini membuat Juventus tertahan di posisi kedelapan klasemen sementara Liga Italia 2026/2027 dengan koleksi 14 poin dari delapan pertandingan.
Baca juga:
Juventus Kalah 0-2 dari Genoa, Statistik Serangan Bianconeri Sangat Mengkhawatirkan
Napoli Menanti, Juventus Wajib Bangkit
Juventus kini menghadapi tantangan berat untuk mengakhiri tren negatif. Mereka dijadwalkan menjamu Napoli pada Senin (2/11) dini hari WIB dalam lanjutan Liga Italia.
Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Spalletti untuk membuktikan bahwa Juventus mampu bangkit setelah kekalahan dari Genoa.