Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga

Jerman Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann: Kami Bukan Tim Elite Lagi

Soffi Amira - Selasa, 30 Juni 2026

MerahPutih.com - Pelatih timnas Jerman, Julian Nagelsmann menyebutkan, bahwa Jerman bukan lagi "tim kelas satu" usai tersingkir lebih awal di Piala Dunia 2026.

Namun, ia menambahkan bahwa dirinya ingin tetap menjabat sebagai pelatih, menyusul kekalahan dalam adu penalti melawan Paraguay, Selasa (30/6).

Setelah gagal lolos dari fase grup pada 2018 dan 2022, Jerman tampil dalam pertandingan fase gugur pertama mereka dalam kurun waktu 12 tahun.

Lalu, setelah ditahan imbang 1-1 oleh Paraguay yang tampil alot, Kai Havertz, Nick Woltemade, dan Jonathan Tah gagal mengeksekusi penalti.

Baca juga:

Prediksi Pantai Gading vs Norwegia: Erling Haaland Siap Jadi Pembeda di Babak 32 Besar

Jerman Terakhir Kali Angkat Trofi di Piala Dunia 2014

>Prediksi
Jerman belum angkat trofi sejak Piala Dunia 2014. (Instagram/DFB-Team)

Tim yang pernah menjuarai Piala Dunia sebanyak empat kali itu, belum pernah memenangi pertandingan fase gugur sejak mengangkat trofi pada 2014. Mereka pun harus pulang lebih awal.

"Tersingkir setelah fase pertama bukanlah hasil yang memadai bagi sepak bola Jerman. Ini adalah kali ketiga berturut-turut kami tersingkir, jadi kami bukan lagi bagian dari tim-tim elite papan atas. Saya kecewa," kata Nagelsmann.

Nagelsmann telah menangani timnas Jerman sejak 2023, kemudian kontraknya berlaku hingga Euro 2028 selesai. Pelatih 38 tahun itu menghadapi sejumlah pertanyaan mengenai masa depannya dalam konferensi pers usai pertandingan.

Baca juga:

Prediksi Meksiko vs Ekuador: Duel Panas Perebutan Tiket Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Meski mengakui paham bahwa sebagian pendukung menginginkannya mundur, tetapi eks pelatih Bayern Munchen itu menegaskan, bahwa ia tidak akan "melarikan diri."

"Jika DFB [Federasi Sepak Bola Jerman] menginginkan saya, saya akan terus melanjutkannya," ujarnya.

"Saya tahu banyak orang ingin saya pergi, tetapi saya sangat ingin melanjutkannya jika DFB menginginkan saya. Saya akan menyampaikan argumen saya kepada atasan saya." (sof)

Baca Artikel Asli