Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Merah Putih Kasih Indonesia

JHL Foundation Kembali Menyisir Pelosok Manggarai Barat, 105 Paket Bantuan Disalurkan

Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026

MerahPutih.com - Perjalanan kemanusiaan Yayasan JHL Merah Putih Kasih (JHL Foundation) di Flores belum berhenti. Di tengah panjangnya perjalanan menyusuri wilayah terdampak gempa, tim kembali bergerak ke pelosok Kabupaten Manggarai Barat pada Kamis (27/8/2026), memastikan bantuan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Sebanyak 105 paket bantuan kemanusiaan disalurkan di tiga titik, yakni 25 paket untuk warga Desa Rokap, Kecamatan Macang Pacar; 70 paket di Desa Ndoso, Kecamatan Ndoso; serta 10 paket untuk Biara Susteran Tentang, Kecamatan Ndoso.

Penyaluran ini menjadi bagian dari rangkaian perjalanan JHL Foundation yang selama sepekan terakhir terus bergerak dari satu desa ke desa lainnya di Flores. Bantuan tidak hanya diarahkan ke wilayah yang mudah dijangkau, tetapi juga menyasar masyarakat di pelosok yang aksesnya tidak selalu mudah.

Bantuan yang disalurkan terdiri atas berbagai kebutuhan dasar masyarakat, antara lain beras, mi instan, telur, minyak goreng, susu, pakaian, selimut, terpal, karpet, serta kebutuhan pangan dan sandang lainnya.

Baca juga:

JHL Foundation Antarkan Bantuan ke Seminari Tertua di Flores

Di Manggarai Barat, perjalanan tim sebelumnya telah menjangkau Desa Mbuit, Desa Kombo Tengah, Desa Rego, Desa Watu Baru, dan sejumlah wilayah lainnya. Kali ini, tim kembali memperluas jangkauan ke Rokap dan Ndoso.

Penyaluran ini menjadi bagian dari rangkaian perjalanan JHL Foundation yang selama sepekan terakhir terus bergerak dari satu desa ke desa lainnya di Flores.
Penyaluran ini menjadi bagian dari rangkaian perjalanan JHL Foundation yang selama sepekan terakhir terus bergerak dari satu desa ke desa lainnya di Flores.

Bagi masyarakat yang masih menghadapi kerusakan rumah dan harus bertahan di tengah kondisi pascabencana, paket bantuan tersebut bukan sekadar barang. Kebutuhan pangan dan perlengkapan untuk berlindung menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari selama proses pemulihan berlangsung.

Pembina Yayasan JHL Merah Putih Kasih (JHL Foundation), Jerry Hermawan Lo, mengatakan perjalanan panjang tim merupakan upaya memastikan bantuan tidak berhenti di wilayah yang mudah dijangkau.

Kami terus bergerak karena masih banyak masyarakat yang membutuhkan. Prinsip kami sederhana, kalau bantuan bisa sampai kepada mereka yang membutuhkan, sejauh apa pun jalannya akan kami tempuh,

ucapnya.

Menurut Jerry, kehadiran langsung di tengah masyarakat juga menjadi cara untuk melihat kondisi warga secara nyata.

Setiap kali masuk ke kampung, kami menemukan cerita yang berbeda. Ada yang rumahnya rusak, ada yang masih tinggal di pengungsian, dan ada yang berusaha kembali menjalani kehidupan dengan kondisi yang serba terbatas. Karena itu kami ingin hadir, bukan hanya mengirim bantuan,

ungkap Jerry.

Hingga hari ketujuh, JHL Foundation telah menyusuri sejumlah wilayah di Manggarai Barat, Manggarai, dan Manggarai Timur, dengan penyaluran dilakukan secara langsung kepada masyarakat dan tetap berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta BPBD.

Di sejumlah titik, tim juga berdialog dengan warga, memberikan semangat, serta menyapa anak-anak dan lansia yang masih merasakan dampak bencana.

Penyaluran ini menjadi bagian dari rangkaian perjalanan JHL Foundation yang selama sepekan terakhir terus bergerak dari satu desa ke desa lainnya di Flores.
Penyaluran ini menjadi bagian dari rangkaian perjalanan JHL Foundation yang selama sepekan terakhir terus bergerak dari satu desa ke desa lainnya di Flores.

Perjalanan ini menjadi bagian dari penyaluran bantuan kemanusiaan JHL Foundation senilai Rp 1,3 miliar bagi masyarakat terdampak gempa Flores, Nusa Tenggara Timur.

Dari jalan utama hingga kampung yang tersembunyi di balik perbukitan, JHL Foundation terus bergerak. Sebab bagi masyarakat yang sedang berjuang bangkit, terkadang bantuan paling berarti bukan hanya ketika datang dalam bentuk paket, tetapi ketika seseorang bersedia datang jauh-jauh untuk mengatakan: kalian tidak sendirian. (*)

Baca Artikel Asli