Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Jakbar Diprediksi Alami Hujan Tinggi Puncak Musim Hujan 2027

Dwi Astarini - 1 jam, 52 menit lalu

MERAHPUTIH.COM - INTENSITAS hujan tinggi diprediksi akan melanda wilayah Jakarta Barat (Jakbar) pada puncak musim hujan periode 2026–2027. Hal itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung setelah rapat pembahasan mitigasi kesiapsiagaan menghadapi musim hujan bersama Forkopimda di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (5/11).

"Pertama,curah hujan tertinggi itu diperkirakan di Jakarta Barat," kata Pramono.

Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), puncak curah hujan tertinggi diperkirakan terjadi pada Februari mendatang dengan potensi hujan ekstrem.

Oleh karena itu, Pemerintah DKI berupaya meningkatkan kapasitas aliran sungai guna menekan risiko genangan di kawasan permukiman Jakarta Barat, terutama di wilayah-wilayah rawan banjir.

"Karena memang dan sekaligus kalau teman-teman perhatikan, sekarang ini Pemerintah DKI Jakarta secara khusus melakukan pembenahan infrastruktur yang ada di Jakarta Barat," ucap Pramono.

Baca juga:

BMKG Prediksi Puncak Hujan Februari 2027, Pemprov DKI Jakarta Percepat Normalisasi Sungai



Hal itu dibuktikan saat Pramono meninjau langsung pembangunan tanggul Kali Angke Segmen Permata Buana, Kembangan Utara, Jakarta Barat, Selasa (3/11). Proyek tersebut meliputi pemasangan turap untuk memperkuat tebing sungai serta memperlancar aliran air menuju hilir.

"Kemarin, kami sama-sama di Kali Angke dan sebagainya, di Cengkareng Drain dan sebagainya untuk mengantisipasi hal tersebut," tutur Pramono.

Sementara itu, pihak Pemprov DKI Jakarta telah mengoordinasikan pemetaan wilayah rawan banjir dengan baik bersama sejumlah pemangku kepentingan terkait.

"Untuk pembagian detailnya karena kami sudah biasa berkoordinasi, apalagi kalau di TNI itu tanpa diminta pun kalau ada sesuatu pasti mereka akan mempersiapkan secara dini," pungkasnya.(Asp)

Baca juga:

Jakarta Dikabarkan Siaga 1, Gubernur Pramono: Sampai Hari ini belum Ada Koordinasinya














Baca Artikel Asli