Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Jadi Calon Menteri, Meutya: Masih Terkait Komisi I DPR RI, di Lingkup Komunikasi

Alwan Ridha Ramdani - Senin, 14 Oktober 2024

MerahPutih.com - Presiden terpilih Prabowo Subianto melakukan pemanggilan pemanggilan para calon menteri ke kediamannya pada hari ini, Senin (14/10) sore sampai malam.

Mantan Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid mengindikasikan, jadi Menteri di kabinet Presiden RI Terpilih Prabowo Subianto.

Hal ini setelah dia dipanggil Prabowo ke kediamannya, Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (14/10) malam.

Meutya bercerita ia dipanggil sekitar setengah jam sebelum tiba di Kertanegara dan berdiskusi dengan Prabowo terkait tugas-tugasnya di masa pemerintahan yang baru.

Baca juga:

Prabowo Senang Calon Menteri Dipanggil Mau Bergabung, Besok Dilanjutkan Pemanggilan

Saat ditanya apakah benar isu akan menjabat Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Meutya Hafid tidak mengiyakan secara lantang.

"Nanti beliau yang umumkan. Tapi enggak jauh dari bidang saya," kata Meutya sembari tertawa.

Ia mengatakan, tugasnya kelak masih terkait dengan Komisi I DPR RI yang selama ini berada di lingkup bidang pertahanan, luar negeri, komunikasi dan informatika, serta intelijen.


"Tugasnya berat. Ini salah satu fokus. Mohon dukungan teman-teman media untuk membantu," kata politikus Golkar ini.

Total, paling tidak dari catatan merahputih.com, sudah 49 menteri yang datang ke rumah Prabowo di kawasan Kartanegara IV, Jakarta Selatan, sampai Senin (14/10), jam 20.30 WIB.


Berikut sejumlah nama yang sudah dipanggil Prabowo:

  1. Prasetio Hadi (Ketua DPP Partai Gerindra)
  2. Sugiono (Wakil Ketua Umum Partai Gerindra)
  3. Widiyanti Putri Wardhana (pengusaha)
  4. Natalius Pigai (pegiat HAM)
  5. Yandri Susanto (Wakil Ketua Umum PAN)
  6. Fadli Zon (Wakil Ketua Umum Partai Gerindra)
  7. Nusron Wahid (Politikus Golkar)
  8. Saifullah Yusuf (Sekjen PBNU/Menteri Sosial)
  9. Maruarar Sirait (Politikus Partai Gerindra)
  10. Abdul Kadir Karding (Politikus PKB)
  11. Wihaji (Wakil Ketua Umum Golkar)
  12. Teuku Riefky Harsya (Sekjen Partai Demokrat)
  13. Agus Harimurti Yudhoyono (Ketua Umum Partai Demokrat/Menteri ATR/BPN),
  14. Arifatul Choiri Fauzi (Muslimat NU)
  15. Tito Karnavian (Mendagri/Eks Kapolri)
  16. Zulkifli Hasan (Ketua Umum PAN/Mendag)
  17. Satryo Soemantri Brodjonegoro (Akademisi)
  18. Yassierli (Akademisi)
  19. Yusril Ihza Mahendra (Pakar Hukum Tata Negara)
  20. Bahlil Lahadalia (Ketua Umum Partai Golkar/Menteri ESDM)
  21. Abdul Mu'ti (Sekretaris Umum PP Muhammadiyah)
  22. Muhaimin Iskandar (Ketua Umum PKB)
  23. Komjen Pol. Agus Andriyanto (Wakapolri)
  24. Raja Juli Antoni (Wamen ATR/BPN dan Sekjen PSI)
  25. Agus Gumiwang (Politikus Golkar/Menteri Perindustrian),
  26. Pratikno (Mensesneg)
  27. Ribka Haluk (Pj. Gubernur)
  28. Iftitah Sulaeman (Politikus Partai Demokrat)
  29. Maman Abdurrahman (Politikus Golkar)
  30. Prof Rachmat Pambudy (Akademisi)
  31. Sakti Wahyu Trenggono (Menteri KKP),
  32. Hanif Faisol Nurofiq (Dirjen di KLHK)
  33. Dudy Purwagandhi (Pengusaha)
  34. Budi Santoso (Dirjen di Kemendag)
  35. Dody Priono (Pengusaha)
  36. Nasaruddin Umar (Iman Besar Istiqlal)
  37. Amran Sulaiman (Mentan)
  38. Sultan B Najamamudin (Senator)
  39. Erick Thohir (Menteri BUMN)
  40. Dito Ariotedjo (Menpora)
  41. Budi Gunadi Sadikin (Menkes)
  42. Airlangga Hartarto (Menko Perekonomian)
  43. Sri Mulyani (Menkeu)
  44. Veronica Tan (Aktivis Perempuan)
  45. Meutya Hafid (Politikus Golkar)
  46. Herindra (Wakil Menteri Pertahanan)
  47. Supratman Andi Agtas (Menkumham/Politikus Gerindra)
  48. Donny Ermawan Taufanto (Plt. Sekjen Kemenhan)
  49. Rosan Perkasa Roeslani (Menteri Investasi) (Knu)
Baca Artikel Asli