Hujan Deras Sejak Minggu, Tol Sedyatmo Menuju Bandara Soetta Tergenang Banjir
Senin, 12 Januari 2026 -
MerahPutih.com - Ruas Jalan Tol Sedyatmo yang menghubungkan Jakarta dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) terendam banjir pada Senin (12/1). Banjir terjadi akibat guyuran hujan berintensitas tinggi yang berlangsung sejak Minggu (11/1).
Senior Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad, Ginanjar Bekti R., mengatakan genangan banjir terjadi di sejumlah titik di Tol Sedyatmo.
“Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pengguna jalan akibat kejadian ini,” ujar Ginanjar kepada wartawan, Senin (12/1).
Ginanjar menjelaskan, petugas pertama kali mendeteksi adanya genangan air pada pukul 07.58 WIB. Setelah itu, tim langsung menuju lokasi untuk memastikan seluruh pompa air beroperasi normal.
Namun, curah hujan yang terus meningkat dan berlangsung cukup lama menyebabkan limpasan air deras dari kawasan sekitar masuk ke saluran air jalan tol.
“Sehingga kapasitas pompa tidak mampu secara cepat mengurangi debit genangan,” jelasnya.
Baca juga:
6 Kecamatan di Kabupaten Tangerang Dilanda Banjir, Ada 18 Titik
Update Banjir Jakarta Hari ini 12 Januari 2026: Banjir Meluas di 28 RT dan 46 Ruas Jalan
Menurut Ginanjar, hujan dengan intensitas tinggi yang terus berlangsung sepanjang hari menyebabkan penambahan titik genangan. Hingga pukul 13.00 WIB, masih terdapat dua titik genangan yang dalam penanganan petugas, yakni:
- Off Ramp Gerbang Tol Pluit 3
- KM 31+000 A Off Ramp Rawa Bokor
Saat ini, petugas gabungan dari Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad, Jasamarga Tollroad Operator (JMTO), Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM), serta kepolisian terus melakukan upaya penyedotan air dan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi terdampak.
Ginanjar mengimbau para pengguna jalan tol agar tetap tertib di antrean serta mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.
“Bagi pengguna jalan yang memiliki jadwal penerbangan mendesak, kami sarankan untuk memanfaatkan akses alternatif melalui JORR 2 atau mempertimbangkan penggunaan moda transportasi umum menuju Bandara Soekarno-Hatta,” pungkasnya. (Asp)