Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Di Tengah Pemulihan Gempa NTT, Gunung Lewotobi Laki-laki Flores Erupsi 6 Menit Pagi Tadi

Wisnu Cipto - Jumat, 28 Agustus 2026

MerahPutih.com - Masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT), termasuk di Flores, masih dalam tahap pemulihan pasca-gempa bumi dahsyat magnitudo 7,4 yang terjadi Sabtu 15 Agustus 2026 lalu.

Tercatat hingga Kamis (27/8) kemarin, berdasarkan data BNPB terdapat 111 orang meninggal dunia dan 176.621 orang masih tinggal di pengungsingan.

Erupsi Lewotobi Laki-laki di Tengah Masa Pemulihan Gempa NTT

Di tengah masa pemulihan itu, warga Flores khususnya kini harus mewaspadai ancaman erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pagi tadi, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat Lewotobi Laki-laki memuntahkan abu vulkanik setinggi kurang lebih 1.000 meter atau 1 kilometer (km) di atas puncak.

Erupsi itu terjadi pada pukul 07.35 WITA dengan intesitas kolom abu tebal yang bertiup ke arah barat daya dan barat. Peristiwa letusan berlangsung selama enam menit pada Jumat (28/8) pagi.

Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 14,8 mm dan durasi kurang lebih enam menit empat detik,

Kepala Badan Geologi ESDM Lana Saria, dalam keterangan resminya, Jumat (28/8).

Saat ini Gunung Lewotobi Laki-laki berada pada Status Level III (Siaga). Dilansir Antara, masyarakat maupun wisatawan dilarang melakukan aktivitas apa pun dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi.

Imbauan Pakai Masker Bagi Warga Sekitar Erupsi Lewotobi Laki-laki

Badan Geologi mengimbau warga di sekitar gunung untuk mengenakan masker atau penutup hidung dan mulut guna mengantisipasi bahaya abu vulkanik terhadap sistem pernapasan.

Masyarakat diminta mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak gunung jika terjadi hujan lebat, khususnya di daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.

Masyarakat juga diminta tetap tenang, tidak mempercayai isu yang tidak jelas sumbernya, serta selalu mengikuti arahan pemerintah daerah dan arahan resmi Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur.

"Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi akan selalu berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Satlak PB setempat dalam memberikan informasi tentang kegiatan Lewotobi Laki-laki," tandas Lana. (*)

Baca Artikel Asli