Gibran Bagi-Bagi Sembako di Lokasi Banjir, Anak-Anak Kebagian Susu Hingga Mainan

Kamis, 28 November 2024 - Angga Yudha Pratama

Merahputih.com - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung kondisi warga terdampak banjir di Kampung Melayu dan Cawang, Jakarta Timur, Kamis (28/11). Hal ini menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto bahwa pemerintah harus bergerak cepat dalam mengatasi kesulitan masyarakat.

Sebagaimana diketahui, peningkatan curah hujan dan debit air sungai Ciliwung beberapa hari terakhir, telah menyebabkan banjir dengan ketinggian bervariasi di beberapa wilayah Jakarta.

Titik pertama, Gibran mengunjungi permukiman warga di Jl. Kebon Pala I, Kampung Melayu, Jakarta Timur. Kawasan ini sempat terendam banjir hingga ketinggian 2,5 meter akibat luapan sungai Ciliwung pada Rabu (27/11) malam.

Baca juga:

Jagoan Jokowi-Gibran Jebol Kandang Banteng di Solo, Sementara Unggul 60,87%

"Setelah menyusuri gang-gang permukiman, Wapres tiba di lokasi pengungsian warga, yakni SDN 01 Kebon Pala," tulis siaran pers Sekretariat Wakil Presiden, Kamis (28/11).

Selain menyapa warga, Gibran juga membagikan paket bantuan sembako berisi beras, minyak goreng, gula, dan kebutuhan pokok lainnya. Tidak hanya itu, kepada anak-anak, ia juga membagikan susu, mainan, dan paket alat tulis.

Putra Presiden ke-7 Joko Widodo itu langsung beranjak ke Bidara Cina, Cawang yang juga terendam banjir hingga ketinggian 1,5 meter atau setinggi dada orang dewasa. Di lokasi ini, Wapres menyusuri area terdampak banjir, berinteraksi langsung dengan warga, dan membagikan bantuan sembako.

Baca juga:

Andika Menang di TPS Jokowi, Luthfi Menang di TPS Gibran

Sebelumnya, saat mengunjungi warga terdampak banjir rob di Muara Angke pada Rabu (20/11) lalu, Wapres menekankan pentingnya koordinasi antarpihak dalam penanganan banjir akibat curah hujan tinggi maupun rob yang kerap melanda Jakarta.

Wapres mengimbau agar pompa-pompa air berfungsi secara optimal dan memastikan aliran sungai serta kebersihan selokan terus terjaga.

Wapres juga menegaskan bahwa langkah penanganan banjir harus dirancang dengan visi jangka panjang, termasuk pentingnya mempercepat pembangunan infrastruktur pengendali banjir.

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan