Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Ganjar Ungkap Upaya Mengerdilkan Lewat Pencitraan Publikasi Hasil Polling

Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Februari 2024

MerahPutih.com - KPU telah menetapkan tiga pasangan calon sebagai peserta Pemilu 2024, yaitu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dari nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dari nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD nomor urut 3.

Masa kampanye ditetapkan oleh KPU berlangsung pada 28 November 2023 sampai dengan 10 Februari 2024, diikuti masa tenang pada 11–13 Februari 2024. Pemungutan suara presiden-wakil presiden dan anggota legislatif berlangsung serentak di seluruh wilayah Indonesia pada 14 Februari 2024.

Baca Juga:

Legislator PDIP Ingatkan Azab Komisioner KPU 'Nakal' Ada yang Meninggal

Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo, menyatakan dirinya yakin terhadap netralitas aparat TNI-Polri, aparatur sipil negara (ASN) hingga penyelenggara pemilu pada gelaran Pemilu 2024.

"Saya berpesan pada 3 hal saja, saya berpesan pada 3 hal sesuai nomornya Ganjar-Mahfud. Dekati masyarakat, dengarkan suara mereka, ajak mereka memilih agar kita bisa metal, menang total," kata Ganjar saat berorasi di Hajatan Rakyat Banyuwangi, di Lapangan ruang terbuka hijau (RTH) Maron, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (8/2).

"Dan saya juga yakin seyakin-yakinnya TNI, Polri, ASN dan penyelenggara pemilu pasti semuanya akan bisa netral," sambung Ganjar.

Capres berambut putih itu pun mengajak para pendukung dan simpatisan Paslon nomor 3 untuk bersama menyatukan hati, mengawal proses pemilu yang sebentar lagi akan digelar.

Ganjar menyampaikan, optimismenya atas dukungan rakyat kepada paslon nomor urut 3, walau ada upaya mengerdilkan lewat upaya pencitraan lewat publikasi hasil polling.

"Ada kondisi konseptual berdasarkan apa yang dilakukan oleh para pollster. Dan masing-masing pollster rasanya hasilnya juga beda-beda. Saya selalu menghormati," kata Ganjar.

Pernyataan Ganjar itu menjadi jawabannya atas pertanyaan wartawan soal survei yang menyebut paslon nomor urut 2 sudah di atas 50 persen. Ia menilai harus dibedakan realitas konseptual pengambilan data, serta realitas sosiologis atau fakta nyata di lapangan.

"Maka ada kondisi konseptual, hasil pengambilan data dari survei, tetapi ada realitas sosiologis. Dan hari inilah realitas sosiologis yang saya dapat. Rasa-rasanya kita seperti ini terus kondisinya, maka kami haqqul yakin apa yang menjadi sorotan mata rakyat, apa yang menjadi suara rakyat, apa yang menjadi optik dari kumpulnya rakyat, Insyaallah itu sesuatu yang rill," kata Ganjar.

Ganjar meyakini, berdasarkan kerja partai politik pendukung dan organ sukarelawan, akan membuat dirinya dan Mahfud MD bisa menang di Jawa Timur. (Pon)

Baca Juga:

Hasto Jawab Tudingan PDIP Gerakkan Akademisi Kampus

Baca Artikel Asli