MerahPutih.com - Lafa Pratomo untuk pertama kalinya menempatkan namanya sebagai wajah utama dalam sebuah proyek kolaboratif bertajuk Garis Tegak setelah 12 tahun berkarya di industri musik. EP ini menjadi penanda perjalanan kreatifnya sebagai produser sekaligus ruang refleksi atas berbagai kegelisahan yang muncul ketika menghadapi kehidupan yang penuh ketidakpastian.
Tema besar tentang resiliensi yang diangkat dalam Garis Tegak juga diterjemahkan secara berbeda oleh setiap musisi yang terlibat. Salah satunya dapat ditemukan pada single pembuka "Seperti Angka 8", hasil kolaborasi Lafa Pratomo bersama Feby Putri dan Matter Mos. Melalui lagu ini, keduanya membagikan pandangan mengenai makna bertahan hidup berdasarkan pengalaman pribadi masing-masing.
Makna Resiliensi
Bagi Feby Putri, makna resiliensi lahir dari perjalanan hidupnya sejak memutuskan merantau ke Jakarta. Perjalanan tersebut tidak selalu berjalan sesuai harapan, tetapi justru membawanya bertemu dengan sosok yang kini menjadi pasangan hidup sekaligus teman bertumbuh.
"Saat pertama kali merantau ke Jakarta, aku merasa berjalan sendirian menuju tujuan yang kupikir sudah jelas. Ternyata aku harus melewati banyak jalan lain dulu hanya untuk bertahan hidup. Di perjalanan itu aku bertemu seseorang yang kemudian menemaniku hingga akhirnya kami jatuh hati dan menikah. Bertahun-tahun bersama, rasanya kami sudah mengenal bagaimana kehidupan bisa sangat goyah. Tapi kami percaya semuanya akan baik-baik saja, selama kami tetap saling membersamai," ujar Feby.
Baca juga:
Young K DAY6 Rilis Album 'YOUNGEST', Ungkap Kisah Pribadi Lewat Single 'Shut the Door'
Party At Eden Rilis Album Debut 'REV[E/O]LUTION', Bawa Konsep Distopia dan Pesan Spiritual
Sementara itu, Matter Mos memandang resiliensi sebagai kemampuan seseorang untuk tetap berpijak pada nilai-nilai dan orang-orang yang menjadi fondasi dalam kehidupannya. Menurutnya, komitmen terhadap pasangan juga dapat menjadi kekuatan yang membantu seseorang tetap bertahan menghadapi berbagai tantangan.
"Resiliensi buat gue adalah posisi di mana kita berada. Kita memahami bahwa kita punya poros yang membuat kita terus berjuang. Di lagu ini, kami menerjemahkannya menjadi pemahaman bahwa sekarang pasangan kitalah yang menjadi akar yang membuat kita tetap bertahan. Resiliensi bisa hadir lewat komitmen," tutur Matter Mos.
Selain didukung KithLabo sebagai partner utama, proyek Garis Tegak juga melibatkan Gema Semesta sebagai creative partner yang bertanggung jawab mengembangkan identitas visual proyek ini.
Di sisi lain, fotografer sekaligus sutradara Yogi Koesoema dipercaya menggarap seluruh materi visual, mulai dari sesi fotografi hingga video musik untuk setiap single yang akan dirilis secara bertahap melalui kanal YouTube KithLabo serta kanal milik para musisi yang berpartisipasi dalam proyek tersebut. (Far)