Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Fadli Zon: Ucapan Budek-Tuli Ma'ruf Amin Sealiran dengan Sontoloyo dan Genderuwo

Wisnu Cipto - Senin, 12 November 2018

MerahPutih.com - Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon mengkritik ucapan Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin yang menyebut 'budek dan buta' sealiran dengan ucapan Presiden Joko Widodo soal sontoloyo dan genderuwo, alias sebelas dua belas.

"Saya kira itu sama, satu aliran diksinya dengan sontoloyo, genderuwo. Apalagi ini itu bisa ada orang yang tersinggung dengan kata-kata begitu," kata Fadli, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (12/11).

Wakil Ketua DPR ini mengimbau kepada para elit politik agar menghindari penggunaan kata-kata seperti buta, budek dan lainnya. Pasalnya, Fadli menilai hal itu bisa menyinggung kaum difabel.

"Saya kira kan kita sudah sepakat dalam hal itu jangan berbicara hal-hal bersifat kekurangan fisik maupun hal-hal lain. Ini sangat sensitif lah ya," ujarnya.

KH Ma'ruf Amin. Foto: MP/Mauritz

Fadli mengingatkan para elit terlebih calon pemimpin nasional agar tidak melakukan 'political labeling'. Dia pun berharap ruang publik diwarnai dengan perdebatan yang substansial.

"Misalnya melihat ketimpangan tetap tinggi laporan bank dunia dan sejumlah laporan instansi mengatakan 4 orang terkaya Indonesia sama dengan 100 juta. Kita berdebatlah di situ," urai Fadli.

"Terus kalau cuma tanggapannya, oh itu buta tidak melihat, masyakarat kan sudah merasakan ketimpangan luar biasa," tandas petinggi Gerindra itu.

Pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin. (ANT)

Sebelumnya, dalam acara peresmian rumah relawan Barisan Nusantara (Barnus), Sabtu (10/11), Ma'ruf menyebut Jokowi telah berhasil membuat daerah makin maju. Sehingga hanya orang yang 'budek dan buta' yang tak menyadari prestasi itu.

"Orang yang sehat bisa lihat kelas prestasi yang ditorehkan, kecuali orang budek dan buta yang tak bisa melihat dan mendengar realitas kenyataan," kata Ma'ruf. (Pon)

Baca Artikel Asli

BERITA TERKAIT