Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup ShowBiz

Euforia Aktor Ian McKellen Menerima Vaksin COVID-19

P Suryo R - Sabtu, 19 Desember 2020

IAN McKellen mengatakan dia merasakan euforia setelah menerima dosis pertama vaksin COVID-19 pada Rabu lalu (16/12). Aktor Inggris yang membintangi serial film The Lord of the Rings dan film franchise X-Men ini menerima suntikan vaksin di Queen Mary University of London.

NHS Inggris mengatakan dalam siaran persnya, McKellen, 81, masuk dalam salah satu "kelompok yang memenuhi syarat" pertama untuk mendapatkan vaksin. yaitu antara lain orang-orang yang berusia di atas 80 tahun, pekerja perawatan kesehatan dan penghuni panti jompo.

Baca Juga:

Perbedaan Rapid Test Antibodi dan Antigen dan Kegunaannya

ian
Ian McKellen di acara Rome Film Fest. (Foto: 123RF/polifoto)

Program vaksinasi sekarang memasuki minggu kedua, NHS Inggris menambahkan, menggambarkannya sebagai "terobosan terbesar sejak pandemi dimulai, berpotensi menyelamatkan puluhan ribu nyawa."

Awal bulan ini, Inggris menjadi negara Barat pertama yang mengotorisasi vaksin COVID-19 setelah regulator memberikan otorisasi darurat untuk vaksin Pfizer-BioNTech.

Berbicara setelah menerima suntikan, McKellen dikutip dalam siaran persnya. "Saya merasa terhormat telah menerima vaksin COVID-19 dan saya akan mendesak siapa pun yang ditawari vaksin untuk menerima tawaran itu. Hanya butuh beberapa menit, dan kemudian selesai," ujar McKellen seperti diberitakan cnn.com (18/12/2020).

Baca Juga:

Gandalf Disuntik Vaksin COVID-19

ian
Ian McKellen berperan sebagai gandalf dalam serial film The Lord of the Ring. (Foto: Business Insider)

“Saya sangat berharap, dengan semakin banyak orang yang divaksinasi, kita akan melangkah lebih jauh menuju ke cara hidup yang lebih normal, terutama untuk bidang seni yang telah sangat menderita tahun ini. Kita semua memiliki peran untuk dimainkan dalam perang melawan virus corona dan melakukan tugas kita dan mendapatkan vaksinasi akan menyelamatkan nyawa," tambah McKellen.

Vaksin tersebut akan diberikan dalam dua dosis, dengan jeda setidaknya 21 hari. Vaksi keluaran Pfizer-BioNTech ini bekerja dengan "mengajarkan sistem kekebalan bagaimana mempertahankan diri dari serangan," kata NHS England.

Direktur medis NHS Inggris untuk perawatan primerDr Nikki Kanani, mengatakan: "NHS telah membuat awal yang sangat baik untuk meluncurkan vaksin COVID-19 di seluruh negeri, dengan lusinan rumah sakit dan sekarang ratusan layanan vaksinasi lokal menawarkan vaksin tersebut kepada mereka, siapa yang paling membutuhkannya." (Aru)

Baca Juga:

Vaksin COVID-19 Jadi Peluang Baru Sektor Pariwisata di 2021

Baca Artikel Asli