Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga Berita

Enggan Salahkan Bobotoh atas Kericuhan di GBLA Usai Persib Jamu Ratchaburi, Umuh Muchtar Sebut Wasit Sangat ‘Parah’

Frengky Aruan - Jumat, 20 Februari 2026

MerahPutih.com - Manajer Persib Bandung, Umuh Muhctar enggan menyalahkan pendukung Maung Bandung Bobotoh atas kericuhan yang terjadi di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (18/2) saat tim menjamu Ratchaburi FC di leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2).

Kericuhan diawali invasi yang dilakukan sejumlah suporter ke dalam lapangan. Di antaranya ‘memburu’ wasit pertandingan.

Masuknya suporter membuat para pemain, ofisial Ratchaburi FC ketakutan hingga berlarian menuju ruang ganti usai peluit panjang berbunyi.

Di depan lorong menuju ruang ganti, para suporter tampak mencari pelampiasan, hingga melakukan pelemparan.

Sebelumnya, sejumlah insiden dan pelanggaran terjadi seperti enyalaan suar dan petasan, juga pelemparan benda, yang diarahkan ke pemain cadangan tim tamu.

Umuh memaklumi reaksi berlebihan Bobotoh. Menurutnya, itu dipengaruhi keputusan wasit.

Baca juga:

Pemain Ratchaburi FC Ceritakan Situasi Mengerikan di Kandang Persib Bandung

“Kalau kemarin sampai kejadian besar, siapa yang bertanggung jawab. Saya tidak perlu menyalahkan Bobotoh. Pasti semua itu marah. Jangan selalu Bobotoh salah, Bobotoh bodoh, jangan, itu sakit hati, jangan seperti itu,” jelas Umuh.

“Tidak salah Bobotoh marah, sangat marah. Untung tidak kejadian sampai ada pembakaran atau sampai pemukulan-pemukulan wasit. Coba kalau sampai terjadi seperti itu,” imbuhnya.

Umuh menilai wasit memimpin laga dengan sangat buruk dan terkesan berat sebelah.

Ya, itu wasit sangat parah. Ini baru kejadian selama saya nonton bola di mana pun juga, apalagi ini setingkat Asia, wasit FIFA. Di Indonesia pun tidak ada seperti ini meski dibilang jelek-jelek, tapi tidak sejelek ini. Gila, ini keterlaluan,” kesal Umuh.

Umuh yang juga Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) ini membuktikan beberapa keputusan wasit Majed telah merugikan timnya.

“Thom Haye ditarik bajunya juga tidak ada kartu. Ini sudah sangat kelihatan, wasitnya sangat kelihatan. Ya, seperti sudah diarahkan,”

“Terus kiper Ratchaburi itu menendang bola lama. Berarti ini sudah sangat kelihatan lah wasit. Ada apa itu wasit. Sangat berat sebelah,” katanya.

Selain itu, lanjutnya, Uiliam Barros juga seharusnya tidak perlu mendapatkan kartu merah. Alhasil Persib Bandung bermain dengan 10 pemain sejak akhir babak pertama.

“Sebenarnya kalau masalah kalah, tidak ada masalah kalah, ya kalah lah. Di mana pun juga ada kalah, ada menang, tapi jangan cara begini,” tambahnya. (*)

Baca Artikel Asli