MerahPutih Celeb – Seorang duta besar Amerika Serikat untuk Korea Selatan, Mark Lippert, mengalami luka parah pada bagian wajahnya karena serangan sebilah pisau, yang dilakukan oleh seorang warga Seoul, Korea Selatan saat menghadiri sebuah forum reunifikasi Korea pada hari Kamis (5/3).
Mark Lippert (42), mengalami pendarahan pada bagian wajah. Namun, Mark Lippert masih mampu berjalan setelah mengalami serangan dari warga Korea tersebut. Meskipun belum diketahui alasan yang jelas mengapa warga Korea itu, melakukan serangan pada Mark Lippert, hingga membuatnya dilarikan ke rumah sakit.
"Kami sangat mengecam tindakan kekerasan ini," ucap juru bicara Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat Marie Harf.(Baca:Makanan Korea Menjadi Makanan Paling Sehat)
Warga Korea yang melakukan penyerang pada Mark Lippert telah berhasil diringkus oleh pihak kepolisian Seoul. Tersangka telah diidentifikasi bernama Kim Ki Ong, warga asli Korea Seoul. Beberapa saksi mata mengatakan, tersangka menggunakan sebilah pisau buah yang kecil ketika melakukan aksinya.
Saat melakukan serangan, Kim Ki Ong nampak mengenakan pakaian tradisional Korea berwarna coklat. Selain itu, Kim Ki Ong juga meneriakkan slogan persatuan Korea Selatan dan Korea Utara. Sambil mendekati Mark Lippert dan menyerang wajahnya. Kim Ki Ong juga mengatakan menolak "latihan perang" yang setiap tahunnya digelar oleh Seoul dan Amerika Serikat.(Baca:Krystal f(x) Tipe Wanita Ideal Para Personel Boy Band Korea)
"Masyarakat lain mencoba untuk memberhentikan tindakan pelaku, sementara Mark Lippert masih duduk di kursinya. Mark Lippert sempat melawan pelaku ketika ia masih berada di kursinya. Darah mulai berceceran di tempat kejadian akibat luka sepanjang tujuh inci di bagian wajah kanannya," ucap Lammbrau.
Kim Ki Ong merupakan anggota kelompok pro-unifikasi Korea. Selain itu, Kim Ki Ong juga menjadi salah satu penyelenggara acara yang dihadiri oleh Mark Lippert, seperti yang diungkapkan pihak polisi Seoul. Sebelumnya Kim Ki Ong pernah melakukan aksi demonstrasi sendirian untuk memprotes Jepang atas klaim kepemilikian pulau sengketa yang dikenal sebagai Dokdo di antara warga Korea dan Takeshina di Jepang, seperti yang dilansir @Koreaboo.