MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan stok pangan menjelang dan ketika bulan puasa Ramadan aman. Kebutuhan pokok warga di pasaran Jakarta terbilang tercukupi.
"Cadangan pangan, alhamdulilah tidak masalah," Wakil Gubernur (Wakil) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (22/3) malam.
Baca Juga:
Kendati demikian, lanjut Riza, Pemprov DKI bersiap untuk memenuhi segala kebutuhan masyarakat saat bulan puasa. Pasalnya selama Ramadan kebutuhan bahan pokok melonjak tajam menyusul daya beli masyarakat yang tinggi untuk penyajian ramdhan.
"Memang selalu ada peningkatan di bulan Ramadan, menjelang Idul Fitri nanti ada peningkatan lebih tinggi lagi," urainya.
Maka dari itu, lanjut dia, masyarakat tak perlu khawatir soal ketersediaan pahan pra puasa dan ketika ramadhan, karena semua kebutuhan akan dipenuhi penuhi pemerintah.
Tak cuma itu, Riza menyakini, harga pangan yang ada di pasar Jakarta tidak akan melonjak. "Tidak usah khawatir masyarakat, kesiapan pangan di Jakarta cukup baik dan mudah-mudahan harganya juga stabil," tutupnya.
Baca Juga:
Sementara itu, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI, memastikan, ketersediaan 10 pangan strategis masih sangat mencukupi. Meliputi beras, daging sapi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, bawah putih, cabai merah keriting, cabai rawit merah, gula pasir, dan minyak goreng.
"Bahkan beras, gula pasir, minyak goreng tersedia cukup melimpah," ucap Plt Kepala Dinas KPKP DKI Suharini Eliawati dalam keterangannya tertulis.
Untuk kebutuhan beras selama satu bulan ke depan 82.334 ton, sedangkan yang tersedia 305.313 ton. Bawang merah dibutuhkan 2.484 ton, tersedia 2.844 ton, bawang putih dibutuhkan 1.563 ton tersedia 1.747 ton, dan cabai merah keriting dibutuhkan 2.095 ton tersedia 2.117 ton.
Selanjutnya, cabai rawit merah dibutuhkan 1.375 ton tersedia 1.406 ton, daging sapi dibutuhkan 1.965 ton tersedia 15.064 ton, daging ayam dibutuhkan 8.091 ton tersedia 8.900 ton.
Kemudian, telur ayam diperlukan 7.399 ron tersedia 8.218 ton, gula pasir diperlukan 4.239 ton tersedia 11.184 ton, serta minyak goreng yang diperlukan sebanyak 7.963 ton tersedia 24.121 ton. (Asp)
Baca Juga: