Masyarakat Minang di Ibu Kota mengeluh karena tersisih dalam persaingan ekonomi. Hal itu terungkap saat Komunitas Masyarakat Minangkabau bertemu calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Masyarakat berdarah Minang di DKI Jakarta sebagaimana diungkap salah seorang penggagas acara deklarasi "Dunsanak Anies-Sandi", saat ini tersingkir dalam persaingan dagang dengan beberapa kelompok dari daerah lain seperti yang terjadi di Pasar Tanah Abang, Pasar Senen, dan di lokasi lainnya.
Mengetahui hal tersebut, Anies pun berjanji akan memperjuangkan nasib masyarakat keturunan Minang dengan menawarkan program OK Oce (One Kecamatan One Centre of Entreprenuership).
"Tidak hanya memperjuangkan, kita juga akan tawari orang Minang untuk bergabung dalam OK Oce," kata Anies saat menghadiri Deklarasi Dukungan "Dunsanak Anies-Sandi" di IS Plaza Pramuka, Matraman, Jakarta Timur, Kamis (13/4).
Tawaran tersebut, tak ayal mendapat sambutan meriah dari para hadirin yang diakuinya telah jarang pedagang dari Minang menghiasai beberapa pusat perbelanjaan di ibu kota.
Pantauan merahputih.com, acara deklarasi dukungan "Dunsanak Anies-Sandi" turut dihadiri sejumlah tokoh nasional asal Sumatera Barat, di antaranya Fahmi Idris, Fadli Zon, Fahira Idris, dan sastrawan Taufik Ismail.
Dalam deklarasi tersebut, masyarakat Minang yang berdomisili di Jakarta sepakat memenangkan Anies-Sandi di putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017 mendatang.
Seperti diketahui, OK Oce sendiri adalah salah satu program unggulan dari paslon Anies-Sandi yang ingin mencetak wirausaha baru di DKI Jakarta agar dapat menjadi benchmark di daerah lain.
Dengan adanya program yang berfokus pada kewirausahaan itu, Anies ingin agar setiap kampanye tidak sekadar menunjukkan gimmick, tapi benar-benar kampanye yang mendidik dan mencerahkan. (Fdi)
Baca berita terkait Pilkada DKI Jakarta lainnya di: Fadli Zon: Kalau Tidak Curang Anies-Sandi Pasti Menang