Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Deretan Tuntutan Kaum Buruh saat Aksi Besar-besaran May Day Besok

Angga Yudha Pratama - Selasa, 30 April 2019

Merahputih.com - Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) akan mengajukan sejumlah tuntutan saat aksi perngatan hari buruh atau May Day, Rabu (1/5) esok.

Aksi ini dilakukan secara serentak khusus di Jabodetabek, Karawang dan Purwakarta. Sementara, untuk di Subang, Indramayu, Cepu, Surabaya hingga Gresik dilakukan di daerah masing-masing.

"Kami akan lakukan aksi serentak dengan membawa tuntutan yang sama," kata Ketum KASBI, Nining Elitos dalam keterangannya, Selasa (30/4).

Nining berharap ke depan siapa pun pemerintahnya harus semakin memperhatikan aspirasi kaum buruh. Ia meminta kebijakan-kebijakan pemerintahan ke depan harus berpihak kepada rakyat.

"Hiruk-pikuk sekarang ini siapa pun yang menang, bagi KASBI 1 Mei tetap mengusung tuntutan agar pemerintah yang dipilih oleh rakyat ini harus mengabdi terhadap kepentingan rakyat, bukan mengabdi ke kepentingan pemodal, kepentingan segelintir orang tetapi memang mengabdi ke kepentingan rakyat," ujar Nining.

Nining menjelaskan salah satu tuntutan yang disampaikan KASBI yakni meminta pemerintah mencabut PP Nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan.

Sejumlah aktivis dan buruh berunjuk rasa saat memperingati Hari Buruh Internasional di Jambi. Dalam aksinya, mereka menuntut diantaranya penghapusan sistem kerja kontrak dan upah murah. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan

Dengan upah yang rendah akibat PP/78 tahun 2015 upah buruh ditekan semakin rendah namun tidak diimbangi dengan bagaimana berbagai macam kebijakan pemerintah yang merugikan rakyat, pencabutan subsidi, dan menyerahkan persoalan ekonomi ke pasar.

"Akhirnya negara tidak lagi bisa memiliki, yang penting akhirnya menyerahkan ke mekanisme pasar, akhirnya kebutuhan melonjak tinggi dan semakin tak terbeli oleh rakyat miskin utamanya rakyat miskin kota, kaum buruh," sebut Nining.

Nining menjelaskan, Rabu (1/5) besok lakukan aksi ke Istana Merdeka long march dan kemudian menyampaikan tuntutan-tuntutan mereka.

"Jadi tidak usah khawatir kami tidak ingin mencederai persoalan perjuangan dari kaum buruh. Tentu kami adalah orang paling menginginkan persoalan perdamaian, persoalan demokrasi," ujar Nining. (Knu)

Baca Artikel Asli