Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup Indonesia Fun

Daniel Richard, Terjemahkan Arsitektur Tradisional Adhi Moersid

P Suryo R - Selasa, 13 Oktober 2020

MAHASISWA UK Petra, Daniel Richard membuat desain galeri untuk mengenang arsitek ternama Indonesia Adhi Moersid dengan karya yang diberi nama Moersid Gallery.

Moersid Gallery ini didesain untuk memenuhi kebutuhan komunal. Area publik yang digagas, menghasilkan kualitas ruang yang intim dalam berinteraksi sosial seperti adanya area berkumpul, galeri temporer dan kafe outdoor.

Baca Juga:

27 Juli 2020 Gedung Sate Genap Berusia 100 Tahun

arsitek
Desain Moersid Gallery karya Daniel Richard. (Foto: ist)

Implementasi galeri tersebut ada di Jalan Balai Pemuda Surabaya, samping bekas gedung bioskop Indra seluas kurang lebih 4000 m2.

"Komposisi Moersid Gallery ini, saya desain untuk merepresentasikan karakter dari karya arsitektur Adhi Moersid. Bangunan ini berkonsep tradisional kontemporer dan menggunakan cahaya alami untuk menghidupkan karakter ruang," terang Daniel saat dikonfirmasi, Senin (12/10/2020).

Ia menambahkan, dengan langkah tersebut proses desain dari Moersid Gallery mampu menginterpretasikan karakter atau nilai yang dibawa yang mampu menampilkan sebuah gubahan masa berwarna gelap yang tidak mencolok, namun di dalamnya sarat sumber cahaya alami.

Baca Juga:

Gedung BAT Cirebon, Saksi Bisu Kejayaan Tembakau di Cirebon

arsitek
Daniel Richard, perwakilan Indonesia dalam kompetisi The 9th Asia Contest of The Architectural Rookie Award 2020. (Foto: ist)

"Cahaya skylight ini menembus void dari ruang galeri di lantai dua. Cahaya tersebut akan menerangi ruang komunal di bawahnya untuk merepresentasikan hubungan atau koneksi antara manusia dan penciptanya,” jelas Daniel.

Rancangan Daniel ini menghantarkannya menjadi salah satu perwakilan Indonesia dalam kompetisi The 9th Asia Contest of The Architectural Rookie Award 2020. Kompetisi ini bakal digelar di Nanjing, Tiongkok, pada 20-22 November 2020 mendatang yang dihelat secara daring.

"Kendati lomba digelar secara online, saya berharap prosesnya lancar. Saya hanya akan merapikan hasil penyampaian konsep arsitektur agar lebih tertata dan mudah dipahami oleh juri,” kata Daniel. (Andika Eldon/Surabaya)

Baca Juga:

Tjolomadoe, Wisata Gedung Tua yang Jadi Incaran Muda-Mudi Berburu Selfie

Baca Artikel Asli