Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup ShowBiz

Ceritakan Tentang Rindu, Parade Hujan Lepas Debut Lagu 'Datang'

Febrian Adi - Minggu, 16 Juli 2023

MUNGKIN ini menjadi karma baik untuk para personel Payung Teduh, sekaligus kerinduan seorang Mohammad Istiqamah Djamad atau akrab disapa Is yang memutuskan untuk rujuk dengan nama Parade Hujan.

Atas nama rindu dan nama baru, Parade Hujan akhirnya melepas single perdananya sebagai kuartet baru berjudul Datang. Sebuah lagu yang pernah dibawakan perdana di atas panggung Synhcronize Fest 2023 kemarin. Lagu dengan dominan instrumen elektrik namun bernuansa pop kental ini, ditambahkan dengan lantunan dan lagam notasi vokal Is yang mengikat.

Baca juga:

Pusakata Balikan dengan Payung Teduh

“Tema lagu ini selain berbicara tentang kembalinya Comi, Cito, Ivan dengan Is, adalah tentang kerinduan untuk kembali berkarya bersama pasca mereka berpisah. Hal ini bahkan termaktub tertuang dalam liriknya,” tulis Parade Hujan dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Jumat (14/7).

Sepotong lirik yang berbunyi “Kini tibalah saat/kita kembali menghiasi hidup/melanjutkan semua mimpi/menebar keindahan/dan kita rayakan semua rindu/berjalanlah bersamaku” begitu cocok untuk menuangkan perasaan masing-masing personel yang sempat berpisah jalan pada 2018 silam.

Proses penulisan lagunya sendiri dimulai saat persiapan kembali bermain perdana bersama. Menurut Cito sejak reuni November tahun lalu sebetulnya opsi lagu-lagunya sudah banyak. Mereka sudah saling berkirim lagu-lagu. Tapi yang terpilih adalah lagu ini, yang tercipta akibat pertemuan pertama mereka setelah lima tahun berpisah.

Lagu “Datang” ditulis oleh Is saat berjumpa pertama kalinya dengan Comi, Cito dan Ivan setelah sekitar lima tahun berpisah. Is langsung menuang semua rasa ke dalam lirik dan lagu ini.

Baca juga:

Perjalanan Spiritual Pusakata di Lagu ‘Kueja Namamu Pelan-Pelan’

“Bahwa ternyata mimpi-mimpi untuk saling menerima dan berjalan bersama masih ada. Dan kekuatan mimpi inilah yang membuat keempat sahabat ini berkumpul untuk bersama kembali,” ucap Is.

Nuansa lagu Datang terasa lebih elektrik. Ini akan menjadi cetak biru lagu-lagu Parade Hujan kedepannya yang tidak terikat oleh genre apapun. Kini, selain Payung Teduh dan Pusakata yang masing-masing masih terus berjalan, dengan rujuknya keempat sahabat ini, para penikmat musik Indonesia bisa menikmati formasi rujuk rindu Payung Teduh versi awal melalui Parade Hujan. (Far)

Baca juga:

Single ‘Dunia Batas’ Jadi Materi Awal Album Baru Pusakata

Baca Artikel Asli