MerahPutih.com - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak mengomentari kemenangan 1-0 Borneo FC Samarinda di kandang Persik Kediri, Stadion Brawijaya, Kediri, Rabu (29/4) sore hari WIB. Kemenangan pada pekan 30 tersebut membuat Pesut Etam menggeser Maung Bandung dari puncak klasemen.
Gol kemenangan Borneo FC dicetak Koldo Obieta pada menit 55. Tambahan tiga angka membuat Borneo FC mengoleksi 69 poin, unggul tiga poin dari Persib yang baru menjalani laga pekan 30 melawan Bhayangkara FC, Kamis (30/4) malam WIB.
“Apa pun yang terjadi sore ini, Borneo FC melawan Kediri, itu yang terjadi,” kata Bojan Hodak dalam konferensi pers jelang pertandingan vs Bhayangkara FC.
Bojan Hodak turut mengomentari kontroversi yang terjadi dalam laga Persik vs Borneo FC. Hal ini berdasarkan informasi yang didapatkan.
Baca juga:
“Saya tidak menonton. Tapi ada informasi kejadian penalti yang sama ketika kita lawan Borneo FC. Di situ (Kediri) tidak penalti, namun ketika melawan kami mereka mendapat penalti.”
Adapun kontroversi di pertengahan babak kedua. Persik berharap mendapat penalti setelah tangan Juan Villa tampak menyentuh bola di kotak terlarang.
Namun lewat tinjauan VAR, wasit memutuskan tidak ada penalti, yang membuat Persik tidak puas.
Sementara itu, Bojan Hodak berharap anak asuhnya mampu menjalankan instruksi dengan baik melawan Bhayangkara FC. Ia sedikit menyesalkan hasil imbang di kandang saat menjamu Arema FC.
“Pertandingan teakhir di rumah, kami melakukan tembakan sampai 29 kali. Bisa digambarkan kami banyak melakukan variasi serangan."
"Tentunya bagi kami, kami sudah menerapkan apa yang dibuat di taktikal. Besok tinggal menjalankan instruksi, bisa jadi tetap sama, kami melakukan penyerangan, tetapi kami berusaha ketika ada peluang, mencetak gol. “