MerahPutih Megapolitan - Malam tahun baru dimanfaatkan warga DKI Jakarta yang tidak keluar kota dengan turun ke jalan. Kesempatan ini digunakan para pedagang kaki lima untuk mendulang rupiah di malam tahun baru dengan menjual barang-barang untuk menarik.
Seperti yang dilakukan Richo Choto pada malam pergantian tahun Car Free Night di emperan jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (31/12) malam. Ia menjual bando yang bisa menyala di dalam gelap pada perayaan malam tahun baru di Ibukota. Bagi Richo ini bukan malam tahun baru pertama berjualan bando menyala.
"Kalau saya berjualan bando menyala ini sudah dari malam tahun baru kemarin," ungkap Richo, kepada Merahputih.com. Pada malam kemarin, barangan dagangan Richo masih cukup banyak. "Untuk malam tahun baru kali masih sepi penjualan, belum satu pun habis separuhnya," ujarnya mengeluhkan sepinya pembeli.
Pada malam-malam tahun baru yang lalu , sambung Richo, ia bisa meraup pendapatan hingga mencapai Rp1,5 Juta - Rp2 juta dalam satu malam.
"Kalau malam tahun baru lalu gini hari jualan saya habis terjual, tapi sekarang masih sepi," tuturnya.
Memang malam tahun baru kali ini agak berbeda. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tidak mengadakan acara hiburan khusus untuk malam tahun baru. Kecuali Car Free Night, di mana warga bisa leluasa menikmati jalan-jalan protokol yang bebas kendaraan bermotor.
Kalau bukan malam tahun baru, Richo biasanya berjualan bando menyala di Pasar Cipadu, Kreo, Ciledug, Tangerang. Tapi, setiap malam tahun baru ia mencoba peruntungan di Ibukota.
"Saya memilih jualan bando menyala di malam pergantian tahun daripada keluyuran yang gak jelas. Lumayan kan dapat tambahan penghasilan," tuturnya. (Abi)
BACA JUGA:
- Bersarung, Jokowi Nikmati Sunrise Perdana 2016 di Raja Ampat
- Keseruan Jokowi Rayakan Tahun Baru di Raja Ampat
- Ini Dia Sejarah Tiup Terompet di Tahun Baru
- Malam Tahun Baru, Ribuan Orang Mulai Padati Bunderan HI
- Gedung Pencakar Langit di Dubai Terbakar Saat Malam Tahun Baru