MerahPutih.com - Menkopolhukam Wiranto menegaskan KPU dan Bawaslu tersebut bersifat mandiri. Mereka tidak tergabung dalam struktur lembaga negara manapun dan memiliki struktur sendiri.
"Dengan demikian tidak berada dibawah kendali pemerintah," kata Wiranto dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (24/4).
Wiranto melanjutkan, masyarakat jangan percaya terhadap berita-berita yang menyesatkan yang cenderung menyudutkan pemerintah.
"Apalagi terhasut untuk melakukan gerakan-gerakan yang hanya akan mengganggu kedamaian dan keamanan nasional," imbuh Wiranto.
Menurut Wiranto, yang dilakukan lebih dari 810 ribu TPS yang tersebar di seluruh Indonesia yang dilaksanakan dengan sangat terbuka untuk diawasi oleh semua pihak termasuk observer dari mancanegara.
"Terbukti dapat terlaksana dengan aman, lancar, dan damai sehingga mendapatkan apresiasi dari 33 negara," jelas dia.
Mantan Ketua Umum Partai Hanura tersebut mengatakan, masyarakat seharusnya memberikan penghargaan dan apresiasi kepada KPU, Bawaslu dan Petugas Keamanan yang telah melakukan pekerjaan besar dan berat ini dengan aman, lancar, dan damai.
"Sampai saat ini menimbulkan korban sebanyak 139 orang yang meninggal dalam tugas. Oleh sebab itu, sangatlah tidak tepat atau tidak pada tempatnya kalau melakukan fitnah, cacian, dan membuat tuduhan-tuduhan yang menyedihkan dan tidak berdasar," pungkas Wiranto. (Knu)