Merahputih.com - Sejumlah orang mengatasnamakan Barisan Penegak Keadilan (BPK) melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung KPK, Rabu (8/5) dengan membawa puluhan anak ayam.
Mereka menyimbolkan KPK layaknya Anak ayam. Dimana, anak ayam punya dua sayap namun tidak bisa terbang layaknya burung rajawali. Padahal awal berdiri, KPK bagaikan burung rajawali, terbang melawan arah angin, bahkan semakin besar angin membuat ia terbang semakin tinggi.
"Awal mula lahir dari proses demokrasi KPK hidup seperti rajawali. Tetapi kini KPK seperti anak ayam yang enggak bisa berbuat apa-apa. Buktinya apa? Novel Baswedan berulang kali disebut terkait politik, tapi tidak pernah ditindak oleh para pimpinan KPK," kata Koordinator BPK Dhani, di Gedung KPK, Rabu (8/5).
"Marwah KPK harus dijaga. KPK tak tegas tak berdaya, malah cenderung berpihak pada Novel dan gerbongnya yang justru ingin menghancurkan KPK," kata Dhani lagi.
Dhani mengingatkan agar KPK menyelesaikan internalnya sehingga bisa profesional, independen, proporsional dan tidak bermain politik. "Dibalik kegaduhan ini, nampaknya ada skenario balas dendam dan terperangkap oleh sihir politik. Untuk itu rakyat masih ragukan KPK saat ini. KPK harus buktikan jadi rajawali jangan jadi ayam," pungkasnya.
Dikatakannya, persoalan internal KPK yang tidak disiplin karena diduga berafiliasi dengan partai politik ditambah nihilnya ketegasan pimpinan KPK dalam menjaga soliditas lembaga anti rasuah itu maka berpotensi turunnya frekuensi kepercayaan publik terhadap kinerja KPK.
Bila Komisi Pemburu Koruptor itu masih tak menggubris tuntutan mereka, maka pihaknya memastikan publik bakal bergerak karena marah dan berujung pada tumbang marwah KPK hingga ke titik nadir.
"Komisioner KPK yang tidak tegas, cari aman itu cenderung berpihak pada kubu Novel yang pernah dituding sebagai orangnya Gerindra alias 02. Atau jangan-jangan KPK dibawah komando Agus Rahardjo ini sudah mulai ikutan miring bermain politik. Tengok saja faktanya, pada masa Pilpres lalu KPK cuma menargetkan orang-orang yang ada di kubu pasangan nomor urut 01," tuturnya. (*)