MerahPutih.com - Barcelona menolak mengibarkan bendera putih atau menyerah setelah kalah telak 0-4 dari Atletico Madrid di leg pertama semifinal Copa del Rey 2025/2026. Kekalahan diperoleh saat dijamu Atletico di Stadion Metropolitano, Jumat (13/2) dini hari WIB.
Empat gol ke gawang Barcelona terjadi di babak pertama. Masing-masing lewat Eric Garcia (7’OG), Antoine Griezmann (14’), Ademola Lookman (33’), dan Julian Alvarez (45+2’).
Barcelona tidak mampu mencetak gol di babak pertama, di mana percobaan Fermin Lopez, Eric Garcia, Ferran Torres, Dani Olmo, Alejandro Balde tidak menghasilkan gol.
Barca juga kesulitan di paruh kedua. Dan semakin berat setelah Eric Garcia dikartu merah pada menit 85. Hingga skor 4-0 untuk keunggulan Atletico Madrid menutup pertandingan.
Baca juga:
Barcelona Dibantai Atletico Madrid 4-0, Hansi Flick: Babak Pertama Jadi Pelajaran
"Kami tidak bermain bagus pada babak pertama. Kami tidak bermain sebagai tim," jelas Hansi Flick menurut laporan Marca.
"Jarak antara mereka dan kami sangat besar. Kami tidak melakukan pressing dan 45 menit pertama adalah pelajaran berharga."
Kekalahan telak itu membuat langkah Barcelona menuju final Copa del Rey terasa berat. Blaugrana masih punya satu laga lagi, yakni leg kedua untuk menolak tersingkir. Laga leg kedua akan digelar di markas Barcelona, pada 4 Maret 2026.
"Akhir pertandingan lebih baik. Kami masih punya dua babak lagi dan akan berjuang," kata Flick.
"Jika menang 2-0 pada setiap babak, kami punya peluang. Kami akan membutuhkan dukungan suporter di kandang," papar sang pelatih.
"Kekalahan juga bagian dari permainan. Itu kekalahan yang menyakitkan, tetapi saya bangga dengan tim," lanjut eks pelatih Bayern Munchen itu.
"Kami harus belajar dari kesalahan ini. Mereka lebih bersemangat untuk mencetak gol. Itulah yang ingin saya tiru," katanya.
Barcelona pernah merasakan situasi serupa di Liga Champions 20216/2017. Mereka menelan kekalahan telak empat gol tanpa balas dari Paris Saint-Germain di babak 16 besar do Parc des Princes pada 14 Februari, namun bisa membalikkan keadaan.
Di Camp Nou pada 8 Maret 2017, Barca menang 6-1 sehingga melaju dengan keunggulan 6-5 atas PSG. Itu menjadi comeback terbesar dalam sejarah Liga Champions, yang dikenal di Spanyol dan Prancis sebagai La Remontada.