'Apophenia' Sunwich Angkat Kisah-Kisah Pribadi yang Ceria
Jumat, 23 Februari 2024 -
MerahPutih.com - Setelah lima tahun perjalanan, satu album mini, deretan single, hingga panggung lintas negara, akhirnya Sunwich tiba pada satu titik baru. Mereka melaluinya dengan Apophenia, album perdana yang sudah mengudara sejak Jumat (23/2).
Apophenia adalah ujung penantian yang manis, sebuah momen monumental bagi para personel dan juga para pendengarnya. Menengok Apophenia lebih dekat, album ini merangkum ragam kisah pribadi para personel yang disajikan dengan warna musik khas sang kuintet, ceria, dan berbunga-bunga.
Baca juga:
Video Musik 'Nusantara' Garapan TRAH Tuangkan Keindahan TMII
“Secara keseluruhan, lagu-lagu yang ada di album adalah pengalaman pribadi yang harapannya setelah melewati peristiwa-peristiwa tersebut punya titik terang buat kedepannya,” ucap bassis Sunwich Raflie Arbiantara dalam keterangan resmi yang diterima MerahPutih.com, Kamis (22/2).
Sementara bagi Aliefia, penulis lirik sekaligus vokalis Sunwich, album ini refleksi atas pengalamannya di berbagai hubungan yang ia alami dalam perjalanannya, mulai dari hubungan dengan keluarga, teman, hingga pasangan dan diri sendiri.
“Gue mencari-cari makna dari kejadian-kejadian itu dan berusaha lebih memahami diri sendiri. Kayak misalnya, apa sih yang gue mau di hubungan romantis gue, bagaimana cara berdamai dengan keluarga, juga bagaimana cara cope dengan teman-teman yang mulai menjauh seiring tambah dewasa. Intinya gue mencari titik terang/hikmah dari kejadian-kejadian itu,” ceritanya.
Kata 'apophenia', menurut Sunwich, berasal dari sebuah istilah psikologi yang menjelaskan berbagai fenomena yang terjadi dan terkait dengan berbagai hal yang tidak berhubungan satu sama lain. (far)
Baca juga: