FLU Australia berasal dari benua Kangguru yang terdiri dari dua tipe, A dan B. Tipe A dikenal dengan nama H3N2. Tipe A inilah yang merebak di Australia pada awal tahun lalu ketika Australia memasuki musim dingin.
Seperti yang ditulis pada laman Mirror, H3N2 sangat mudah menjangkiti anak-anak antara usia enam bulan hingga dua tahundan orang berusia lanjut di atas 65 tahun, juga perempuan hamil.
Gejalanya yang terdeteksi adalah badan sakit, batuk, kelelahan, demam, sakit kepala, tenggorokan kering dan mual hingga diare. Adapula yang mengalami sakit pada dada, otot-otot nyeri dan mengalami kelelahan yang amat sangat.
Cara yang paling ampuh untuk mengatasinya adalah mendapatkan vaksin flu. Vaksin ini sebenarnya harus diperoleh orang setahun sekali. Sebab virus flu setiap waktu mampu lebih mengembangkan dirinya. Vaksin itu baru akan efektif antara 10 hingga 14 hari setelah disuntikan ke tubuh.
Sayangnya vaksin flu itu tidak mempan pada flu Australia itu, seperti yang dituliskan dari laman Mirror. Namun masih dapat diatasi berkonsultasi dengan dokter atau farmasi untuk mendapatkan obat yang tepat.
Tindakan pencegahan lainnya adalah selalu mencuci tangan dari manapun Anda. Kemudian menutup hidung dan mulut ketika bersin atau batuk, ini akan menghentikan penyebaran tidak hanya virus flu. Kemudian selalu membersihkan bagian-bagian yang dicurigai terinfeksi.
Apakah ada perbedaan antara demam dengan flu? Flu biasanya akan membuat penderitanya mendapatkan gangguan pada bagian tenggorokan dan hidung, bukan bagian lainnya. Flu biasanya akan reda dalam seminggu atau kurang dari itu.
Salah satu cara untuk meredakan flu adalah beristirahat, tidur dan minum parasetamo atau ibuprofen. Kemudian jangan lupa minum banyak air putih.
Menurut para ahli, flu Australia ini lebih berbahaya daripada epidemik flu lainnya. Jika tidak ditangani dengan baik dapat mengakibatkan kematian. Bila dalam tujuh hari masih mengalami kondisi seperti dituliskan di atas sebaiknya langsung mencari pengobatan. (psr)