Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Antisipasi Kemacetan, Pengelola Tambah Gardu Masuk dan Keluar Tol

Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2020

MerahPutih.com - PT Jasa Marga Semarang Batang menyiapkan tambahan gardu di gerbang Tol Kalukangkung, Kota Semarang, Jawa Tengah, yang akan dioperasikan untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan selama libur panjang memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW pada 28 Oktober hingga 1 November 2020.

Direktur Teknik PT Jasa Marga Semarang Batang Abdul Rokhim mengatakan selama libur panjang tersebut diperkirakan akan terjadi lonjakan volume kendaraan yang keluar maupun masuk di ruas tol tersebut.

Paling tidak, untuk jalur keluar tol akan ditambah dari sebelumnya 8 gardu menjadi 15 gardu. Sedangkan akses masuk dibuka dari sebelumnya 5 gardu menjadi 11 gardu terutama saat puncak arus kendaraan dari arah barat yang akan masuk ke Semarang diperkirakan mencapai puncak pada 28 Oktober 2020.

Baca Juga:

Libur Panjang, Jabar Bakal Lakukan Rapid Test Acak

Sementara itu, arus kendaraan dari Semarang yang akan kembali ke barat diperkirakan mencapai puncak pada 1 November 2020 dan pengendara pengguna tol diminta untuk menyiapkan diri selama perjalanan.

"Bawa bekal dari rumah, pastikan BBM dan saldo uang elektroniknya cukup, beristirahat tiap 4 jam perjalanan," katanya.

jalan tol
Jalan Tol. (PT Jasa Marga).

Sebelumnya, Operation and Maintenance Management Group Head Jasa Marga Pratomo Bimawan Putra mengatakan pihaknya telah melakukan penghentian sementara pekerjaan konstruksi pada periode libur Maulid Nabi, menyiapkan petugas siaga 24 jam untuk pekerjaan pemeliharaan rutin standar pelayanan minimal (SPM), serta pembersihan saluran untuk antisipasi genangan air.

"Kami juga telah melakukan pelebaran lajur di Km 48 yang merupakan pertemuan ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek bawah dengan Jakarta-Cikampek Elevated. Pelebaran lajur dilakukan di kedua sisi, baik arah Jakarta maupun arah Cikampek. Diharapkan pelebaran ini mengurangi kepadatan titik pertemuan kendaraan dua ruas jalan tol tersebut," ungkapnya.

Baca Juga:

Pemda Harus Bertanggung Jawab agar Tak Terjadi Lonjakan Corona saat Akhir Bulan

Baca Artikel Asli